TRIBUNNEWS.COM - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) DKI Jakarta bersama PAM JAYA resmi menutup rangkaian kegiatan Khitanan Massal Gratis 2026. Program yang diadakan sebagai bagian dari peringatan HUT ke-499 DKI Jakarta itu berlangsung di Balai Kota DKI Jakarta.
Acara penutupan tersebut dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan jajaran PAM JAYA, seperti Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Ketua Tim Penggerak PKK DKI Jakarta Hani Pramono Anung, dan Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) DKI Jakarta Dewi Rano Karno.
Selanjutnya, Ketua Dharma Wanita DKI Jakarta Lisniawati, Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin, Ketua Daya Wanita PAM JAYA Lya Arief beserta jajaran dan para peserta.
Sebagai informasi, program khitanan massal gratis diinisiasi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR PAM JAYA.
Pelaksanaannya dilakukan oleh Daya Wanita PAM JAYA bersama Tim Penggerak PKK DKI Jakarta. Program ini juga melibatkan Komunitas Kebaya Jakarta (KKJ) sebagai bentuk kepedulian sosial untuk membantu masyarakat sekaligus meningkatkan kesehatan anak-anak di Jakarta.
Khitanan massal Bersama PAM JAYA keempat tersebut digelar mulai 23 Juni hingga 8 Juli 2026. Kegiatan ini menjangkau seluruh wilayah DKI Jakarta, yaitu Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Kepulauan Seribu, dan Jakarta Pusat.
Program itu menargetkan 2.000 peserta anak berusia 5 hingga 12 tahun. Antusiasme masyarakat ternyata melampaui target. Jumlah pendaftar mencapai 2.445 peserta.
Berdasarkan pelaksanaannya di setiap wilayah, peserta yang mengikuti program terdiri atas 296 anak di Jakarta Timur, 488 anak di Jakarta Barat, 577 anak di Jakarta Selatan, 399 anak di Jakarta Utara, 43 anak di Kepulauan Seribu, dan 264 anak di Jakarta Pusat.
Arief mengatakan, kegiatan khitanan massal merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus hadir di tengah masyarakat yang tidak hanya diwujudkan melalui layanan air minum perpipaan.
Baca juga: Kejar Cakupan Layanan Air Minum Perpipaan 100 Persen, PAM JAYA Buka Penjajakan Mitra Strategis
PAM JAYA juga terus menghadirkan berbagai program sosial yang memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
"Kami bersyukur program ini mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat. Dengan adanya kolaborasi ini, kami berharap, khitanan massal dapat membantu masyarakat sekaligus memberikan manfaat kesehatan bagi anak-anak Jakarta. Ini menjadi bagian dari semangat PAM JAYA untuk terus tumbuh dan melayani bersama warga Jakarta," ujar Arief dalam siaran pers yang diterima Tribunnews.com, Rabu (8/7/2026).
Keberhasilan program khitanan massal mendapat apresiasi dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Pada kesempatan yang sama, Ketua TP PKK DKI Jakarta bersama PAM JAYA kembali menerima penghargaan untuk kategori "Khitan dengan Metode Klem secara Seri Peserta Terbanyak".
Penghargaan itu diberikan setelah jumlah peserta yang mengikuti khitanan mencapai 2.067 anak. Capaian tersebut melampaui rekor sebelumnya yang diraih PAM JAYA pada 2025 dengan jumlah peserta sebanyak 1.293 anak.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen dan konsistensi PAM JAYA dalam menghadirkan program sosial yang menjangkau masyarakat luas. Lebih dari sekadar memecahkan rekor, kegiatan ini diharapkan menjadi wujud nyata semangat kolaborasi dan kepedulian sosial dalam mendukung kesehatan anak-anak sebagai generasi penerus Jakarta.
Melalui momentum HUT ke-499 DKI Jakarta, PAM JAYA berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat. Komitmen tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung terwujudnya Jakarta sebagai kota global yang inklusif, sehat, dan berkelanjutan.
Baca juga: Kejar Target 100 Persen Air Bersih Jakarta 2029, PAM Jaya Tambah 1.000 Km Pipa