Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM,Charles Abar
TRIBUNFLORES.COM, BAJAWA - Ferdinandus Ago (61) pasien dengan penyakit langkah asal Desa Mukuvoka, Kecamatan Bajawa, Kabuapten Ngada, NTT, kini mendapat harapan baru untuk mengobati sakit yang Ia alami beberapa tahun belakangan.
Melalui Yayasan Rumah Singgah Kebaikan Pasien Indonesia (RSKPI) Kabupaten Ngada, Ferdinandus diberangkatkan ke Jakarta untuk dirawat di Rumah Sakit Marinir Ciladak Jakarta.
Keberangkatan Leonardus diantar oleh Relawan RSKPI bersama Kasi Dokkes Polres Ngada melalui Bandara Turelelo Soa, Rabu (8/07/2026).
Pendiri RSKPI Kabupaten Ngada Muhammad Aryo mengatakan, setelah mengalami sakit dalam waktu cukup lama dengan penyakit langka yang menyebabkan lumpuh, keberangkatan Leonardus ke Jakarta mendapatkan dukungan langsung dari TNI Angkatan Laut.
Baca juga: 5 Pemuda Tersangka Kekerasan Seksual terhadap Pelajar SMP di Nagekeo Dilimpahkan ke Kejari Ngada
Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dari Pemda Ngada yang telah menyiapkan transportasi menuju Bandara.
“Saya sangat bersyukur pada Tuhan karena pemerintah daerah kabupaten Ngada yang peduli kepada Masyarakatnya yang menderita sakit seperti pak guru Leonardus Ago. Dengan adanya bantuan transportasi sebagai bentuk dukungan pemda hadir itu sudah luar biasa,” ujar Aryo kepada TRIBUNFLORES.COM, Selasa (8/7/2026).
Ia mengatakan, dengan bantuan berbagai pihak lebih khusus Marinir dari TNI AL, pihaknya terus bekerja keras untuk penyembuhan Leonardus.
“Kami dari rumah singgah berusaha semaksimal mungkin membantu mencari jalan agar Bapak Leo, bisa terbantu puji Tuhan melalui TNI AL bapak Leo di bantu dan akan terfasilitas oleh Marinir dan TNI AL hingga sembuh,” ungkap Aryo.
Sementara pejuang kemanusiaan yang juga Kasi Dokkes Polres Ngada Aipda Heribertus A.B. Tena, S.Tr.AK., M.Si. mengharapkan agar pengobatan Leonardus berjalan dengan baik dan lancar.
Ia juga turut mendampingi langsung pasien dari rumah di Ekoheto menuju bandara.
“Harapan kita doa bersama, semoga pengobatan bapa Leonardus berjalan dengan baik dan lancar sehingga bisa kembali sembuh dan pulang kembali ke Ngada bersama keluarga,” ujar Aipda Heribertus. (Cha)