TRIBUNNEWS.COM - Persebaya tak henti-hentinya mengumumkan rekrutan pemain terbaru untuk kompetisi Super League musim 2026/2027. Pada Rabu (8/7), tim berjuluk Bajol Ijo itu meresmikan tiga pemain depan.
Mereka adalah Alex Martins yang sudah tidak asing lagi dengan sepak bola Indonesia sejak bergabung dengan Bhayangkara FC pada putaran kedua musim 2022/2023.
Penyerang asal Brasil itu kemudian mengenakan seragam Dewa United selama tiga tahun dengan total 67 gol. Alex konsisten mencetak minimal 20 gol setiap musimnya di awah asuhan Jan Olde Riekerink.
Dia memiliki pengalaman, insting mencetak gol yang bagus, serta pemposisiannya di lapangan ketika menerima umpan dari rekannya, dan itu menjadi modal berharga yang dibawa Alex ke GBT.
Persebaya mengikat penyerang berusia 33 tahun tersebut selama dua tahun hingga 2028.
"Saya ingin memberikan kemampuan terbaik saya dan mencetak gol sebanyak mungkin. Yang terpenting, saya ingin membantu Persebaya terus bersaing di jalur juara," ungkap Alex Martins, dikutip dari situs resmi klub.
Persebaya juga menyambut kedatangan penyerang asal Kongo, Yann Kevin Mabella untuk menambah variasi lini serang.
Beda dengan Alex, Yann Mabella hanya dikontrak selama satu musim. Pemain berusia 30 tahun tersebut sebelumnya memperkuat Terengganu FC di Liga Malaysia.
Musim terakhir dengan Terengganu, Yann tampil dalam 14 pertandingan dengan menghasilkan sembilan gol dan dua assist.
Lebih menarik lagi, pelatih Persebaya dapat memainkan Yann Mabella di berbagai pos lini depan karena kemampuan beradaptasinya.
Mabella bisa ditempatkan di sektor sayap kiri maupun kanan. Dia memiliki kecepatan, kemampuan duel satu lawan satu, serta fleksibilitas bermain di beberapa posisi.
Pemain berdarah Prancis itu akan berusaha untuk mencapai target tim musim ini dengan meraih gelar juara Super League.
"Saya ingin sukses bersama Persebaya. Saya ingin mencetak gol, membantu tim meraih kemenangan, dan membawa klub ini mencapai target yang telah ditetapkan," tegasnya.
Tim Bajol Ijo juga mengumumkan pemain baru di hari yang sama, dia adalah Miguel Pereira, winger asal Portugal yang berusia 27 tahun.
Miguel datang ke Indonesia dan bergabung dengan Persebaya atas ajakan sang pelatih Bernardo Tavarez.
Tavarez meyakinkan Miguel untuk menerima tantangan baru di Tanah Air dengan menyampaikan visi dan misi yang sedang ia bangun di Persebaya.
"Percakapan saya dengan Bernardo Tavarez menjadi salah satu alasan terbesar," ungkapnya.
"Ia menjelaskan visi klub dan rencana yang ingin dibangun bersama itu. Saya antusias dengan kesempatan yang datang," sambungnya.
Sebelum memperkuat Persebaya, Miguel bermain di kasta kedua Liga Portugal bersama Lusitania FC Lourosa.
Tiga musim terakhir membela Lusitania, ia menunjukkan performa yang cukup konsisten dengan mencatatkan 70 penampilan, 17 gol, dan 10 assist.
Angka itu cukup membuat Persebaya kepincut karena melihat kemampuannya dalam membangun serangan dan mencetak gol.
(Tribunnews.com/Sina)