UT Purwokerto Terima Visitasi ICDE, Perkuat Mutu Pendidikan Jarak Jauh dan Layanan Inklusif
mamdukh adi priyanto July 08, 2026 09:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO – Universitas Terbuka (UT) Purwokerto menerima visitasi International Council for Open and Distance Education (ICDE) Quality Review pada Rabu dan Kamis (8–9/7/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah penting untuk memperkuat mutu pendidikan terbuka dan jarak jauh sekaligus memastikan layanan akademik yang diberikan kepada mahasiswa terus berkembang sesuai standar internasional.

Visitasi dilakukan oleh reviewer ICDE, Dr. Sanjaya Mishra, yang meninjau berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan, mulai dari tata kelola, layanan akademik, dukungan mahasiswa, hingga pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran jarak jauh.

Baca juga: Terima ICDE Quality Review, UT Purwokerto Komitmen Perkuat Layanan Pendidikan Standar Internasional

20260708 Direktur UT Purwokerto Prasetyarti Utami menerima visitasi internasional
KUNJUNGAN - Direktur UT Purwokerto, Dr Prasetyarti Utami (kiri) berfoto bersama reviewer ICDE, Dr. Sanjaya Mishra saat visitasi International Council for Open and Distance Education (ICDE) Quality Review pada Rabu dan Kamis (8–9/7/2026). Kegiatan ini untuk memperkuat mutu pendidikan terbuka dan jarak jauh sekaligus memastikan layanan akademik yang diberikan kepada mahasiswa terus berkembang sesuai standar internasional.

Kegiatan diawali dengan Opening and Welcoming Ceremony di Kantor UT Purwokerto.

Direktur UT Purwokerto, Dr Prasetyarti Utami memaparkan, arah pengembangan kampus melalui visi 'Innovating for a Connected Future: Open Access, Service Excellence, and Inclusive Education Quality.'

"UT Purwokerto menegaskan tiga fokus utama pengembangan institusi, yakni memperluas akses pendidikan (Open Access), meningkatkan kualitas layanan (Service Excellence), serta menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif dan bermutu (Inclusive Education Quality)," jelasnya.

Tak hanya itu, UT Purwokerto juga memaparkan sejumlah inovasi untuk menjawab tantangan pendidikan jarak jauh.

Di antaranya peningkatan keterlibatan mahasiswa, penguatan layanan digital, pengembangan kompetensi tutor, perluasan jejaring kerja sama, hingga pemanfaatan podcast dan webinar sebagai media pembelajaran.

Transformasi digital menjadi salah satu perhatian utama.

"UT Purwokerto telah mengembangkan Dashboard UT Purwokerto dan Go UT App untuk mempercepat koordinasi layanan, memantau pelaksanaan tutorial, serta memberikan dukungan secara real time kepada mahasiswa maupun Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT)," ucap Prasetyarti Utami.

Usai sesi pemaparan, reviewer berdiskusi bersama pimpinan UT Purwokerto mengenai berbagai praktik baik, tantangan, dan peluang pengembangan pendidikan terbuka dan jarak jauh.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan meninjau fasilitas kampus, ruang layanan, hingga infrastruktur pendukung pembelajaran.

Sebagai bagian dari proses penilaian, Dr. Sanjaya Mishra juga menggelar diskusi dengan berbagai pihak, mulai dari stakeholder, mahasiswa, alumni, tutor, hingga tenaga kependidikan.

Dalam sesi bersama stakeholder hadir perwakilan mitra strategis, yakni Prof. Dr. Waluyo Handoko, S.IP., M.Sc. dari Universitas Jenderal Soedirman dan Cokro Aminoto, S.IP., M.Kes. dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kebumen.

Diskusi tersebut membahas peran UT Purwokerto dalam memperluas akses pendidikan tinggi, memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, serta menghadirkan layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Salut UT Purwokerto

Sementara dalam sesi bersama mahasiswa, alumni, dan tutor, reviewer memperoleh gambaran mengenai pengalaman belajar, kualitas layanan akademik, efektivitas tutorial, hingga dampak pendidikan UT terhadap peningkatan kompetensi dan karier lulusan.

UT Purwokerto juga menunjukkan perkembangan yang cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan data yang dipaparkan, jumlah mahasiswa meningkat hingga mencapai 26.245 orang pada 2025.

Pertumbuhan tersebut turut didukung penguatan jaringan Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) yang berkembang dari tiga unit pada 2022 menjadi 43 unit pada 2025.

Perluasan jaringan ini membuat layanan UT semakin mudah dijangkau masyarakat di berbagai daerah.

Melalui visitasi ICDE Quality Review ini, UT Purwokerto berharap memperoleh berbagai masukan untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola, layanan akademik, profesionalisme tutor, dukungan kepada mahasiswa, hingga pemanfaatan teknologi pembelajaran.

Visitasi ini juga menjadi upaya memperkuat posisi UT Purwokerto sebagai penyelenggara pendidikan tinggi terbuka dan jarak jauh yang adaptif, inovatif, serta mampu memberikan layanan pendidikan berkualitas bagi masyarakat tanpa dibatasi ruang dan waktu. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.