Angkot Kabupaten Bikin Kota Bogor Semrawut, Dedie Rachim Uji Kepekaan Dedi Mulyadi
Ardhi Sanjaya July 08, 2026 10:07 PM

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Wali Kota Bogor Dedie Rachim soroti angkot kabupaten serta AKDP yang kerap melintas di ruas Jalan Kota Bogor.

Menurutnya, angkot kabupaten membuat kemacetan di Kota Bogor semakin parah.

Untuk jumlahnya tercatat hampir tujuh ribu angkutan.

"Kenapa? Karena sudah terlalu banyak. Hampir 7 ribu angkot kabupaten yang menusuk ke jantung Kota Bogor," kata Dedie Rachim kepada TribunnewsBogor.com di Kantor Dishub Kota Bogor, Rabu (8/7/2026).

Pemkot Bogor sendiri saat ini sedang membenahi permasalahan angkutan dengan membuat peraturan angkot yang berusia di atas 20 tahun tidak boleh mengaspal.

Ia meminta kepada Pemprov Jabar agar izin trayek angkot kabupaten dan AKDP tidak dikeluarkan kembali oleh Pemprov Jabar.

Gubernur Jawa Barat juga harus membantu permasalahan kemacetan yang sering terjadi di Kota Bogor ini.

"Jadi kita sedang berbenah. Kalau kemudian pa Gubernur kemudian Kadishubnya juga tidak merespon positif tentu permasalahan kemacetan di Kota Bogor inikan masih, akan terus terjadi," ujarnya.

"Jadi saya sangat berharap kepada Gubernur Jawa Barat untuk memperbaiki sitem transportasi di wilayah Bogor ini," tambahnya.

Dedie Rachim menegaskan, penataan transportasi khusunya angkot ini tidak hanya dilakukan Pemkot Bogor.

Pemprov Jabar harus turun berpartisipasi.

"Untuk pusat itu ada AKAP mulai dari Miniarta Pusaka. Yang Pusaka sudah kita stop, tidak boleh masuk ke Bogor lagi, tinggal Miniarta ada beberapa. Dan kita minta juga kalau sudah tidak memenuhi syarat tidak lagi mengaspal ke Kota Bogor," tandasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.