Sulitnya Air Bersih dan Irigasi di Sekitaran Danau Toba, Bobby Sarankan Integrasi
Eti Wahyuni July 08, 2026 10:27 PM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ketua Organisasi Masyarakat Punguan Simbolon Dohot Boruna Indonesia (PSBI) Effendi Simbolon mengeluhkan sulitnya mendapatkan air bersih atau pun air irigasi di Kabupaten Samosir.

Keluhan tersebut disampaikan Punguan ke Gubernur Sumut Bobby Nasution secara langsung di acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSBI di Jakarta.  

Dikatakannya, Samosir adalah kabupaten di Sumut yang dikelilingi Danau Toba, yang harusnya air berlimpah di sana.

"Satu-satunya kabupaten yang di tengah air, tapi kekurangan air. Baik air bersih mau pun air irigasi," ucapnya dalam keterangan tertulis yang dilihat, Rabu (8/7/2026).

Dikatakannya, ada dua keluhan lagi yang disampaikannya ke Bobby secara langsung yakni operasional Aquafarm, dan pelestarian budaya.

Menurutnya, pihaknya tidak menginginkan perusahaan operasional Aqua Farm ditutup. Tetapi mereka meminta adanya tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.

Baca juga: Air Bersih untuk Warga, Rico Waas Sambut Inovasi Tim Perantara

"Kami tidak ingin menutup Aqua Farm, tapi kami minta dengan Aqua Farm agar melaksanakan water and waste water treatment," tegasnya.

Selain itu, lanjutnya, PSBI menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya Batak sebagai warisan leluhur yang menjadi identitas masyarakat.

"Kami hidup dan dibesarkan sampai sekarang ini tidak terlepas dari DNA orang Batak itu adalah budaya. Jadi mohon, karena di dalam budaya itulah ada seni, seninya bermacam-macam," terangnya.

Menanggapi keluhan kesulitan air di Samosir, Gubernur Sumut Bobby Nasution mengusulkan adanya integrasi PDAM seluruh Sumut.

"Untuk solusi air bersih, kami berencana mengusulkan integrasi PDAM di seluruh Sumut sebagai salah satu solusi untuk mengatasi persoalan penyediaan air bersih di berbagai daerah," ucapnya.

Kemudian, untuk menjaga kelestarian budaya Samosir, katanya perlu dikembangkan melalui pendekatan industri kreatif.

"Kita bukan zamannya lagi hanya melestarikan secara statis, tapi bagaimana melestarikan melalui industri agar perekonomian masyarakat juga berkembang di sana," tuturnya.

Sementara itu, Bobby belum merespon banyak soal permintaan PSBI agar tidak melakukan penutupan perusahaan Aqua Farm.

Bobby malah membahas, pihaknya akan membangun SMK unggulan yang berfokus pada bidang pariwisata di Samosir.

Diterangkannya, sekolah ini nantinya, berkonsep boarding school. Sekolah tersebut dirancang untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul yang siap mendukung pengembangan kawasan Danau Toba sebagai destinasi pariwisata kelas dunia.

"Kami sedang membangun sekolah unggulan di Samosir. Ini akan menjadi SMK Pariwisata," ucapnya.

Menurut Bobby, sekolah tersebut tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga membentuk karakter dan kesiapan mental para siswa. Seluruh kebutuhan pendidikan akan ditanggung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.

"Skemanya adalah boarding dan semua biaya ditanggung pemerintah, bukan hanya materi pembelajaran, tetapi juga kesiapan mental siswa," jelasnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Samosir dalam penyediaan lahan pembangunan sekolah. Menurutnya, tahapan perencanaan telah berjalan dengan baik sehingga pembangunan dapat segera direalisasikan.

"Tanahnya sudah kami siapkan, untuk tinggal kami membangun. Jadi DED-nya sudah kami buat," jelasnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.