TRIBUNNEWS.COM - Kekalahan yang dialami Portugal saat berhadapan dengan Spanyol membuat langkah mereka terhenti di babak 16 besar saja.
Alhasil, para pemain pun langsung beranjak dari timnas menuju klub masing-masing.
Meski demikian, ada juga pemain yang masih berlibur terlebih dahulu sebelum kembali ke klub.
Cristiano Ronaldo menjadi salah satu pemain yang nampaknya langsung memisahkan diri dari rombongan skuad Portugal.
Sesampainya di Lisbon, CR7 langsung menuju jet pribadi yang juga terparkir di bandara yang sama.
Ia langsung masuk ke jet pribadinya sembari mendapatkan sambutan dari beberapa awak kabin.
Baca juga: Godaan Terbesar Cristiano Ronaldo Tak Pensiun dari Timnas Portugal setelah Piala Dunia 2026
Rispek kepada Cristiano Ronaldo memang layak diberikan.
"Kalau saya lebih condong ke Portugal melaju ke babak selanjutnya. Rispek juga untuk Cristiano Ronaldo," terang Rizky Yuwana dalm podcast Super Taktik di kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.
Meski ia gagal mempersembahkan trofi Piala Dunia bagi Portugal, kesetiaan dan perjuangannya di atas lapangan tak perlu diragukan lagi.
Ia tetap memberikan 100 persen kemampuannya di tengah keraguan soal skill mengolah bola saat usianya sudah mencapai 41 tahun.
Meski tak bisa dipungkiri pula tak sedikit pihak yang memilih mencibir sang mega bintang sepak bola dunia.
Di tengah hiruk-pikuk tersebut, ada satu klub yang jelas menyambut Ronaldo dengan tangan terbuka.
Tim tersebut adalah Al Nassr yang notabene klub yang dibela Cristiano Ronaldo selama beberapa musim terakhir.
Al Nassr langsung membuka pintu bagi Ronaldo untuk kembali bergabung bersama rekan-rekannya.
Mereka tidak ingin terburu-buru untuk mendapatkan Ronaldo lagi.
Dikutip dari Ariyadhiyah, pelatih anyar Al Nassr, Ange Postecoglou, bakal memberikan libur tambahan bagi pemain bintangnya tersebut.
Ia tak ingin Ronaldo terburu-buru kembali berlatih tanpa berlibur setelah berjuang keras musim lalu dan di Piala Dunia.
Pelatih asal Australia ini sudah mempersiapkan beberapa rencana untuk membentuk tim.
Statusnya sebagai pelatih baru di tengah bergulirnya Piala Dunia pastinya tak mudah.
Ia tak bisa mempersiapkan skuadnya dengan maksimal dengan libur kompetisi yang diisi dengan pertandingan tingkat dunia.
Nantinya, Ange akan mempersiapkan latihan khusus bagi Cristiano Ronaldo setelah sang pemain rampung menjalani liburan.
Latihan khusus itu dibuat agar Ronaldo tak terlalu keteteran mengejar ketertinggalan dibanding rekan-rekannya yang sudah terlebih dahulu bergabung.
Bermain di Liga Arab Saudi musim depan akan menjadi tantangan baru bagi Cristiano Ronaldo.
Pasalnya ia akan memainkan pertandingan sepanjang kalender dengan status yang sama, yaitu juara bertahan.
Mempertahankan tahta di Liga Arab Saudi juga akan menjadi tantangan besar lainnya bagi dirinya.
Berkaca pada musim lalu, Ronaldo harus menunggu hingga pekan-pekan terakhir untuk bisa memastikan gelar juara berada di tangannya.
Dengan pelatih baru, harapannya Al Nassr tak akan mengalami periode transisi yang penuh gelombang.
Untungnya sosok Ange Postecoglou adalah salah satu pelatih berpengalaman yang sudah kenyang dengan berbagai peristiwa.
Memandu Ronaldo dan kawan-kawan untuk menjaga gelar juara agar tak berpindah tangan akan menjadi tantangan besar baginya.
(Tribunnews.com/Guruh)