TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meminta agar penegakan hukum di Indonesia dilakukan secara adil tanpa pandang bulu.
Menurut AHY setiap warga negara pada hakikatnya memiliki hak dan keinginan yang kuat untuk bisa merasakan keadilan di negerinya sendiri.
"Keadilan harus ditegakkan. hukum harus ditegakkan, tidak boleh tajam ke bawah tumpul ke atas," kata AHY dalam acara Kick off rangkaian HUT ke-25 Partai Demokrat di Plaza Senayan, Jakarta, Rabu (8/7/2026).
AHY mewanti-wanti agar jangan sampai ada warga negara yang terzalimi, baik secara politik maupun kehilangan kesempatan untuk sejahtera secara ekonomi dan sosial.
"Tidak boleh ada yang terzalimi baik secara politik dan tidak mendapatkan kesempatan secara ekonomi dan sosial," ujarnya.
Selain menyoroti masalah penegakan hukum, AHY juga menyinggung persoalan demokrasi.
Menurut dia, menjaga napas demokrasi adalah kewajiban yang sudah melekat pada identitas Partai Demokrat.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan ini pun mengibaratkan keberadaan demokrasi layaknya oksigen bagi kehidupan manusia.
"Seperti oksigen, pernah enggak kita mengucapkan terima kasih pada oksigen ketika oksigen itu bisa kita hirup? Kita lupa ada oksigen di sekitar kita," paparnya.
Layaknya oksigen, kata AHY, masyarakat kerap kali menerima keberadaan demokrasi begitu saja tanpa menyadari betapa vitalnya hal tersebut.
"Sama, demokrasi itu kalau tidak ada masalah dengan demokrasi, kita tidak pernah minta tolong, kita tidak pernah protes," ucap AHY.
Namun, ketika sistem demokrasi terganggu, masyarakat baru akan merasakan dampak buruknya secara langsung, layaknya orang yang kesulitan bernapas.
"Tapi ketika ada gangguan dalam kehidupan demokrasi, kita seperti kehilangan oksigen, terengah-engah. Kita minta tolong, kita ingin teriak. Dan sejatinya Demokrat harus terus di depan untuk memperjuangkan demokrasi," imbuhnya.
Memasuki usia 25 tahun, Demokrat berkomitmen untuk terus memperjuangkan kebijakan yang memperluas akses pendidikan, kesehatan, pekerjaan, dan kesempatan ekonomi sebagai bagian dari upaya mewujudkan keadilan yang lebih nyata bagi seluruh rakyat Indonesia.
AHY juga meminta agar pelibatan anak muda di berbagai sektor tidak hanya berhenti sebagai slogan atau jargon semata.
AHY menekankan pentingnya memberikan ruang yang nyata bagi generasi muda, mulai dari penyampaian gagasan hingga pengambilan kebijakan.