Ruben Amorim Akui Kesalahan di Manchester United Saat Kembali Melatih Bersama AC Milan
Rina Kusumawati July 09, 2026 03:43 AM

Ruben Amorim secara terbuka mengakui telah melakukan sejumlah kesalahan selama masa jabatannya sebagai manajer Manchester United, yang ia sebut sebagai periode penuh pembelajaran penting dalam kariernya.

Pelatih asal Portugal tersebut, dalam konferensi pers pertamanya sebagai pelatih kepala baru AC Milan, mengakui bahwa masa 14 bulan yang sulit di Liga Premier menjadi pengalaman yang menantang dan berakhir dengan pemecatannya pada bulan Januari.

"Sulit untuk menjelaskan kesalahan-kesalahan itu karena untuk melakukannya saya harus menjelaskan seluruh konteks dari petualangan terakhir itu," ujar Amorim. "Sulit untuk menyebutkan semua kesalahan satu per satu. Yang bisa saya katakan adalah saya banyak belajar dan memang melakukan beberapa kesalahan."

Ia juga menyampaikan penyesalan karena tidak memiliki kesempatan untuk menyapa langsung para pendukung di Old Trafford.

"Saya tidak memiliki kesempatan, dan saya menyesal karena hal itu, untuk mengatakan sesuatu kepada para penggemar Manchester United. Saya sangat bangga pernah menjadi pelatih mereka selama satu tahun pada masa itu," ungkapnya.

Amorim, yang kini berusia 41 tahun, mengambil alih posisi pelatih di United pada November 2024 setelah kepergian Erik ten Hag. Namun, ia gagal membalikkan keadaan klub, dengan United finis di posisi ke-15 Liga Premier serta kalah dari Tottenham di final Liga Europa.

Meskipun tim berada di posisi keenam saat ia diberhentikan, pendekatan taktik 3-4-3 miliknya serta minimnya penggunaan pemain akademi menuai banyak kritik.

"Namun sekarang adalah cerita yang berbeda. Ada banyak hal yang bisa saya lakukan lebih baik di pengalaman terakhir, tetapi terkadang memang seperti itu. Anda perlu belajar untuk menemukan posisi yang tepat agar bisa naik ke level berbeda, dan itulah cara saya berpikir di sini," tambah Amorim.

Catatan kinerjanya di United menunjukkan 25 kemenangan dari 63 pertandingan, dengan 23 kekalahan. Dalam 47 laga Liga Premier, ia hanya meraih 15 kemenangan, menghasilkan rata-rata 1,23 poin per pertandingan — rekor terendah di antara semua manajer United di era Liga Premier.

"Setiap orang belajar dari pengalamannya," tegas Amorim pada hari Rabu. "Saya banyak belajar. Saya melakukan beberapa kesalahan. Ada beberapa hal yang akan saya coba ubah dan ada hal-hal yang tidak akan pernah berubah. Tapi saya percaya saya akan menjadi pelatih yang lebih baik."

Saat ini, Amorim telah menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun bersama AC Milan, menggantikan Massimiliano Allegri sebagai pelatih kepala baru di klub asal Italia tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.