BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Antusiasme masyarakat untuk mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Tapin terbilang tinggi.
Tahapan pelaksanaan terus berjalan dengan dukungan anggaran serta persiapan yang telah dilakukan sejak tahun sebelumnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Tapin, Rahmadi, mengatakan pihaknya telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,9 miliar guna mendukung seluruh tahapan Pilkades Serentak 2026.
"Anggaran tersebut meliputi biaya operasional, honorarium panitia, logistik hingga pembentukan tempat pemungutan suara (TPS)," ujarnya, Kamis (9/7/2026).
Rahmadi menjelaskan, anggaran tersebut mencakup honor bagi panitia pemilihan tingkat kabupaten, kecamatan, Panitia Pemungutan Suara (PPS), Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), serta kebutuhan logistik dan operasional lainnya.
Baca juga: Gegara Dahan Pohon Tumbang Usai Tersenggol Truk Tronton, Dua Pemotor di HST Terluka
Baca juga: Polisi Ciduk Pelaku Penusukan di Simpang Bali Banjarmasin, Motif Diduga Tersinggung Teman Diejek
Selain itu, pemerintah daerah juga mengalokasikan anggaran khusus untuk mendukung pengamanan pelaksanaan Pilkades Serentak.
"Untuk pengamanan juga sudah dianggarkan. Personel yang dilibatkan berasal dari TNI, Polri, dan unsur perlindungan masyarakat (Linmas), dengan jumlah yang disesuaikan kebutuhan di lapangan," katanya.
Rahmadi menerangkan, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, tahapan Pilkades dimulai enam bulan sebelum berakhirnya masa jabatan kepala desa.
Karena masa jabatan kepala desa di tujuh desa berakhir pada 30 September 2026, maka tahapan resmi dimulai sejak Maret 2026.
Meski demikian, menurutnya, persiapan sebenarnya telah dilakukan jauh lebih awal.
"Kalau secara aturan memang enam bulan. Tetapi untuk persiapan penganggaran dan perencanaan, kami sudah memulainya sejak tahun 2025. Jadi proses persiapannya sudah berjalan sekitar delapan hingga sembilan bulan," pungkas Rahmadi.
(Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)