Kisah Arto Malo, Penjual BBM Eceran di Sumba Timur yang Bermimpi Jadi Tentara
Edi Hayong July 09, 2026 01:19 PM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Budiman

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU- Jarum jam baru menunjukkan pukul 11.30 Wita, namun matahari di Kota Waingapu, Ibu kota Kabupaten Sumba Timur sudah terasa membakar apa saja di bawahnya, Rabu (8/7/2026). 

Di tengah cuaca ekstrem itu, seorang anak berbaju santai tampak duduk sendiri memeluk tas samping hitam kecil berisi lembaran rupiah. Ia adalah Arto Malo, siswa kelas 9 SMP menghabiskan masa liburannya sebagai pelindung ekonomi keluarga

Ketika sebagian besar remaja usia 14 tahun menghabiskan libur sekolah dengan bermain, Arto Malo justru memilih setia di pinggir Jalan Jenderal Soeharto, Kota Waingapu. 

Di bawah sengatan terik matahari Sumba Timur yang membakar kulit, Ia tegap menjaga botol-botol bensin eceran demi meringankan beban orang tuanya.

Arto adalah siswa SMP 2 Waingapu. Di masa liburan ini, ia menghabiskan waktu dengan membantu orangtuanya. Ia anak ketiga dari enam bersaudara. Ayahnya seorang tukang. Sedangkan ibunya penjual sayur di pasar. 

Jika orangtuanya sibuk bekerja, dialah yang bertugas menjual bensin eceran di lokasi itu.

“Di sini setiap hari. Kalau ada bensin yang dijual saya yang jaga,” katanya kepada POS-KUPANG.COM yang menyambanginya siang itu.

Baca juga: Kisah Andreas Da Costa: Menepis Stigma dan Menemukan Jati Diri Lewat NYD III Maumere

Arto melitanikan kesehariannya bahwa kerap bangun pada pukul 03.00 Wita. Ia bangun cepat mengikuti ibunya. Pada jam itu, ibunya ke pasar dan dia juga turut serta menemani.

“Biasanya bangun jam 3 subuh untuk ikut mama ke pasar. Tidak ada yang bantu mama. Di pasar saya bantu cari sayur untuk dijual kembali,” ceritanya.

Setelah pulang dari pasar, ia baru menjual BBM eceran. Ia sering berjualan dari pukul 07.00 sampai 12.00 Wita. Dibuka kembali pada pukul 15.00 Wita. Pada jam itu, giliran ibunya yang menjaga.

Soal cita-cita, Arto dengan polos mengatakan ingin menjadi anggota TNI (Tentara). Dia beralasan sosok seorang Tentara itu tampak gagah dan berani kala mengenakan seragam TNI.

Ia bercerita, jika bosan dengan kesendiriannya, ia biasanya menonton TikTok. Ia menonton apa saja. Menggulir layar terus-menerus sampai menemukan video yang menarik.

Di musim Piala Dunia 2026 ini, ia sering menonton ulang pertandingan sepak bola. Pada Piala Dunia kali ini, ia mendukung Argentina. Ia menyukai Messi di tim nasional itu.

“Bagus. Cara bermain tiki-takanya bagus. Ada Messi lagi, dia lincah sekali,” ujarnya sambil tersenyum tipis. (dim)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.