Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dilaporkan telah meluncurkan serangan militer skala besar yang menargetkan sejumlah pangkalan utama Amerika Serikat di negara-negara Teluk.
Operasi masif ini memicu pengaktifan sistem peringatan regional seiring melonjaknya tensi ketegangan di kawasan tersebut.
Mengutip Iran International pada (9/7), hal ini diumumkan oleh IRGC dalam pernyataan terbarunya.
Lebih tepatnya, saluran Telegram yang berafiliasi dengan IRGC mengabarkan adanya gempuran rudal besar-besaran ke arah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk Persia.
Operasi udara yang diluncurkan pada Rabu waktu setempat tersebut menandai babak baru eskalasi ketegangan di wilayah tersebut.
Walaupun begitu, pihak media terkait masih enggan membeberkan rincian mengenai jenis proyektil maupun total kerugian yang ditimbulkan.
Lokasi spesifik dari basis-basis militer AS yang menjadi target utama serangan pun hingga kini belum diidentifikasi secara resmi.
Publik dan pengamat internasional masih menunggu pernyataan lanjutan guna memastikan dampak menyeluruh dari aksi pembalasan ini.