Tak Ingin Gotong Royong Warga Sia-sia, Kementerian PU akan Garap Penguatan Jalan Enang-Enang
Sri Widya Rahma July 09, 2026 03:54 PM

Laporan Wartawan Tribun Gayo Bustami | Bener Meriah

TribunGayo.com, REDELONG - Sahrial Abadi, inisiator pembukaan Jalan Enang-Enang di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, menyambut baik kedatangan Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo ke kawasan tersebut.

Kedatangan Menteri PU bertujuan untuk membantu proses perbaikan infrastruktur yang sedang berjalan.

​Menurut Sahrial, Kementerian PU nantinya akan membantu penguatan jembatan serta proses pengaspalan jalan.

"Kami bukan orang teknis. Selama ini kami bekerja asal jalan bisa dilintasi saja. Karena itu, Menteri PU akan membantu memperbaiki lagi di segala sisi yang rentan risiko.

Tentu kita sangat mengapresiasinya," ujar Sahrial kepada wartawan TribunGayo.com, Bustami pada Kamis (9/7/2026).

​Ia menambahkan, selain penguatan jembatan, Menteri PU juga akan membantu proses pengaspalan hotmix agar pengendara lebih aman melintas sembari menunggu pembangunan jembatan permanen selesai.

​"Termasuk kami minta normalisasi sungai. Meski sudah dibantu, kami dari masyarakat juga masih memiliki beberapa pekerjaan yang terus dilakukan, seperti pembuatan turap dan parit," tegas Sahrial.

Baca juga: Momen Jenaka, Pak Syahrial “Sentil” Wagub Aceh di Enang-Enang

Disela Kunjungan, Menteri PU Berdialog dengan Sahrial Abadi

Sementara itu, Kedatangan Menteri PU Dody Hanggodo ini menyusul kunjungan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian yang telah lebih dulu berdialog dengan inisiator jembatan Enang-Enang dan warga setempat. 

Didampingi Bupati Bener Meriah Tagore Abubakar, pada Rabu (8/7/2026), Dody meninjau jembatan darurat yang sempat terputus akibat bencana hidrometeorologi pada November tahun lalu.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo berdialog dengan Sahrial Abadi.
JALAN ENANG-ENANG - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyempatkan diri berdialog dengan Sahrial Abadi.


Selain meninjau infrastruktur, Menteri PU menyempatkan diri berdialog dengan Sahrial Abadi. 

Ia menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat yang telah bergotong-royong membangun jalan secara mandiri, bahkan mampu mengumpulkan donasi hingga Rp1 miliar.

​“Pemerintah pusat sangat mengapresiasi sekaligus berterima kasih atas inisiatif masyarakat membangun kembali Jalan Enang-Enang di bawah koordinasi Pak Sahrial.

Tindakan ini berhasil memulihkan konektivitas ekonomi di bagian Tengah Aceh,” kata Dody.

​Sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras sang inisiator, Dody secara simbolis memberikan atribut yang dikenakannya berupa topi dan rompi kepada Sahrial Abadi.

Dody memastikan bahwa Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) akan mengambil alih pengerjaan guna memperkuat konstruksi jembatan tersebut.

Langkah ini diambil demi menjaga keselamatan para pengendara yang melintas.

"Dari sisi teknis, sebenarnya jembatan darurat ini sudah tidak layak pakai. Namun, karena Pak Sahrial dan warga lainnya begitu semangat bergotong-royong, kita akan memberikan dukungan maksimal sehingga apa yang sudah dikerjakan masyarakat tidak sia-sia," tutur Dody.

​Penguatan konstruksi akan difokuskan pada perbaikan penyangga bawah jembatan yang dinilai rawan runtuh saat debit air sungai meningkat akibat hujan deras.

​Ke depan, Jembatan Tajuk Enang-Enang yang dibangun secara swadaya ini akan dialihfungsikan sebagai jalur alternatif terakhir setelah jembatan permanen rampung.

​"Nantinya akan ada tiga jembatan yang bisa dilalui masyarakat, yaitu Jembatan Wer Lah, satu jembatan shortcut (pintas), dan jembatan ini yang akan menjadi alternatif terakhir khusus untuk sepeda motor dan mobil penumpang,” pungkas Dody.

Kunjungan Mendagri Muhammad Tito Karnavian

Sebelumnya, Mendagri Muhammad Tito Karnavian turut menyampaikan hal serupa saat meninjau langsung kondisi Jalan dan Jembatan Enang-Enang di Kampung Alur Cincin, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah, pada Selasa (7/7/2026).

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meninjau langsung kondisi Jalan dan Jembatan Enang-Enang di Kampung Alur Cincin, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, pada Selasa (7/7/2026).
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meninjau langsung kondisi Jalan dan Jembatan Enang-Enang di Kampung Alur Cincin, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, pada Selasa (7/7/2026). (TribunGayo.com/Bustami)

Didampingi Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, rombongan Kemendagri disambut hangat oleh warga setempat, termasuk Pak Sahrial Abadi yang bertindak sebagai inisiator pembukaan Jalan Enang-Enang. 

Di hadapan warga yang hadir, Tito Karnavian menjelaskan bahwa pemerintah telah menetapkan sejumlah langkah taktis penanganan infrastruktur di Bener Meriah. 

Sebagai langkah awal, pemerintah akan memperkuat struktur Jembatan Enang-Enang yang ada saat ini. 

Langkah ini diambil agar jalur yang sudah diperbaiki secara swadaya oleh warga tetap dapat dimanfaatkan dengan aman oleh kendaraan roda dua dan kendaraan ringan selama masa transisi.

Sejalan dengan penguatan tersebut, pemerintah juga akan melakukan pelebaran dan pengaspalan jalur alternatif dari Simpang Lancang hingga Simpang Werlah menjadi selebar enam meter.

Proyek ini mencakup pembangunan dua jembatan permanen yang ditargetkan mulai berjalan pada tahun 2026.

"Pemerintah akan membangun jembatan bentang panjang sekitar 300 meter di kawasan Enang-Enang, tapi jembatan yang telah diperbaiki warga ini tetap difungsikan seperti biasa sekaligus diperkuat semaksimal mungkin oleh Balai PU," ujar Tito yang langsung disambut tepuk tangan riuh dari warga. (*)

Baca juga: Jembatan Enang-Enang Segera Diperkuat, Tito Karnavian Imbau Hanya Dilalui Kendaraan Roda 2 dan 4

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.