TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Di balik kebijakan strategis diambil Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah, ada sosok Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Dr. Hasanuddin HW yang telah menapaki karir panjang penuh dedikasi.
Bercita-cita awal menjadi seorang guru, pria kelahiran Budong-budong, 8 Juni 1975 ini kini justru menjadi birokrat dengan segudang pengalaman dan prestasi.
Hasanuddin merupakan anak pertama dari 7 bersaudara, putra dari pasangan Abdul Wahid dan Siti Haya.
Baca juga: BMKG Catat 11 Gempa Bumi Guncang Pulau Sulawesi Kamis 9 Juli 2026, Terbesar Magnitudo 5,0 di Sulbar
Baca juga: Merantau dari Lombok ke Mamuju, Penjual Es Teler Ini Raup Omzet Hingga Rp1 Juta Sehari
Kini ia berdomisili di Desa Topoyo dan resmi menikah dengan Hj. Utia Nur.
Dari pernikahannya, mereka dikaruniai 3 orang anak.
Meski sudah bergelar doktor, Hasanuddin tetap menyimpan cita-cita masa kecilnya yang sederhana: menjadi guru.
Di luar kesibukannya, pria ini dikenal gemar bermain bola voli sebagai pelepas penat.
Jejak akademik Hasanuddin tergolong solid dan terus meningkat.
Ia mengawali pendidikan dasar di SDN Topoyo (1988), lalu melanjutkan ke MTs Tinambung, Polman (1992) , dan MAN Polmas (1995).
Gelar Sarjana (S.Ag) ia raih dari IAIN Alauddin Makassar pada tahun 2000.
Tidak berhenti di situ, ia melanjutkan program Magister (M.Si.) di Universitas Indonesia Timur (UIT) pada 2011, dan menyelesaikan pendidikan Doktoralnya di UNTAD Palu pada tahun 2025.
Karir Hasanuddin dimulai sejak tahun 2001 sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kantor Kecamatan Topoyo.
Selama 13 tahun mengabdi di kecamatan, ia melalui berbagai posisi strategis.
Mulai Kasi Pelayanan Umum (2008–2010), Kasi Pemerintahan (2010–2012), Sekretaris Camat (Sekcam) Topoyo (2012–2013).
Kiprahnya kemudian melejit ke lingkup Pemkab Mamuju Tengah dengan menjabat sebagai Kabag Ortala, Hukum, dan Humas (2013–2016).
Berikutnya, ia dipercaya sebagai Plt Kadis Sosial dan Transmigrasi (2016–2017), lalu Plt Kasat Satpol PP dan Damkar (2017).
Puncak pengabdiannya di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dimulai pada 7 Juli 2017 dan berlangsung hingga 5 Desember 2025, nyaris 8 tahun lamanya.
Dalam masa jabatan itu, ia dikenal gencar melahirkan berbagai inovasi yang berdampak langsung pada pelayanan masyarakat.
Saat ini, sejak 5 Desember 2025, ia resmi menjabat sebagai Kepala BKPSDM Mamuju Tengah.
Mengenang perjalanannya, Hasanuddin mengaku banyak cerita selama 13 tahun mengabdi di Kecamatan Topoyo.
Namun, tantangan terbesar justru ia rasakan saat memimpin Disdukcapil.
"Selama 8 tahun di Disdukcapil, tantangannya sangat berat tetapi semua bisa dilalui. Hal itu berdampak pada pelayanan yang maksimal bagi masyarakat karena banyak terobosan dan inovasi yang kami hadirkan," kenangnya, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (9/7/2026).
Dedikasi Hasanuddin tidak pernah luput dari penghargaan.
Pada tahun 2012, ia dinobatkan sebagai ASN Terbaik dari Kecamatan Topoyo.
Puncaknya, saat menjabat sebagai Kadisdukcapil, ia berhasil membawa dinasnya meraih Juara 1 Inovasi Daerah tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Mamuju Tengah, sebuah pencapaian yang menjadi bukti nyata komitmennya dalam reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dengan pengalaman dan rekam jejak yang matang, publik kini menaruh harapan besar pada langkah Hasanuddin di BKPSDM, terutama dalam menyikapi dinamika kepegawaian dan efisiensi anggaran daerah.
Curiculum Vitae :
Riwayat Keluarga
Riwayat Pendidikan
Riwayat Pekerjaan
Laporan wartawan Tribun Sulbar, Sandi Anugrah