TRIBUNBANTEN.COM - Bercerai untuk yang kedua kalinya, Larissa Chou kini ingin fokus mengurus anak-anaknya.
Larissa Chou kini telah resmi menyandang status janda setelah bercerai dari Ikram Rosadi.
Tidak menuntut harta gono-gini, Larissa Chou menuntut nafkah anak sebesar Rp3 juta per bulan, serta pembayaran nafkah mut'ah senilai Rp50 juta.
Kini kembali menyandang status sebagai janda, Larissa Chou belum berencana membuka hatinya untuk orang baru.
Sahabat Larissa, Hanny Kristianto mengungkapkan mencari suami baru kini bukan prioritas hidup Larissa Chou.
"Larissa Chou sih sekarang yang saya denger lebih fokus gimana cara mendidik dan membesarkan anak-anak," terang Hanny seperti dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Kamis, 9 Juli 2026.
Hanny menyebut masalah suami kini tak lagi menjadi prioritas bagi Larissa.
"Masalah suami nomor 100 sekarang," sambung Hanny.
Menurut Hanny, Larissa sudah terbiasa mencari nafkah seorang diri.
Larissa Chou Terbiasa Sendiri
Melalui unggahan terbaru di Instagram, Larissa menuliskan pesan panjang terkait pernikahannya yang lagi-lagi kandas.
Ia mengaku perceraian ini merupakan hasil pemikiran dan refleksi yang panjang.
"Saya ingin berbagi sesuatu yang sangat pribadi..
Setelah banyak berpikir, banyak doa, dan perjalanan refleksi yang panjang, saya memutuskan untuk mengakhiri pernikahan saya," ungkap Larissa pada Rabu, 8 Juli 2026.
Memulai babak baru sebagai ibu tunggal dengan dua anak, Larissa mengaku dirinya layak mendapatkan tempat yang aman.
"Saya memulai sebuah bab baru dalam hidup saya sebagai seorang ibu tunggal dengan dua anak
bukan karena saya menyerah, tapi karena saya percaya saya layak mendapatkan cinta yang terasa aman, tulus, dan hormat, dan merasa aman di tempat saya panggil rumah," sambungnya.
Larissa juga mengaku tak ada yang banyak berubah setelah perceraian ini karena ia sudah terbiasa sendiri, bahkan ketika masih menikah.
"Kebenarannya, tidak banyak yang berubah, Bahkan ketika saya menikah, saya sudah belajar untuk menjalani hidup sendiri, saya mendukung diri saya sendiri, merawat rumah saya, menyediakan untuk diri saya sendiri & anak-anak saya dan menghadapi sebagian besar tantangan hidup sendirian," sambungnya.
Perceraian ini tidak membuat Larissa melihat dirinya sebagai seseorang yang kehilangan segalanya.
Ia mengaku melihat dirinya sendiri sebagai wanita yang akhirnya memilih kedamaian, daripada berpura-pura bahagia.
"Jadi hari ini, saya tidak melihat diri saya sebagai seseorang yang kehilangan segalanya. Saya melihat diri saya sebagai seorang wanita yang akhirnya memilih kedamaian daripada berpura-pura, keberanian daripada ketakutan, dan harapan daripada ketidakpastian," terangnya.
Ia juga berharap babak baru dalam hidupnya ini akan membentuknya menjadi wanita yang lebih kuat, dan ibu yang lebih bijak.
"Tidak ada yang harus disalahkan, terutama seseorang yang pernah menjadi bagian dari hidup saya.
mungkin kita hanya tidak ditakdirkan untuk menjadi satu sama lain selamanya. Tidak setiap cinta itu bertahan lama, dan itu tidak apa-apa.
Saya berharap awal yang baru ini membentuk saya menjadi seorang wanita yang lebih kuat, seorang ibu yang lebih bijak, dan seorang manusia yang lebih baik daripada saya kemarin.
Dan kepada semua orang yang telah mendukung saya dengan kebaikan, doa, dan cinta tanpa syarat
terima kasih.
Dorongan Anda telah mengingatkan saya bahwa bahkan selama musim paling berat dalam hidup, kita tidak pernah benar-benar berjalan sendirian. Terima kasih, teman-teman!!" pungkasnya.
Baca juga: Sudah Kantongi Identitas Penyebar Fitnah Selingkuh, Ini Alasan Larissa Chou Tak Ingin Lapor Polisi
(*)