Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Aksi begal di Kota Bandung, Jawa Barat, mendapat sorotan dari Anggota Komisi VIII DPR RI Atalia Praratya karena aksi kriminalitas tersebut kerap menelan korban.
Dalam akun instagramnya, Atalia menyoroti kasus begal sadis di Arcamanik dengan korban seorang anak hingga menyebabkan jari tangan korban harus diamputasi, kepala dan kaki terkena bacokan, serta mengalami luka tusuk.
Peristiwa begal yang disorot Atalia Praratya terjadi pada Sabtu (4/7/2026) pagi, sekitar pukul 04.00 WIB. Begal beraksi di pertigaan Jalan Arcamanik Endah, Kelurahan Cisaranten Endah, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, Jawa Barat.
Baca juga: Aksi Begal Sadis di Kota Bandung Disoroti Atalia, Farhan Beri Solusi Patroli dan Siskamling
Dari unggahan yang dibagikan Atalia Praratya lewat akun Instagramnya, @ataliapr, peristiwa tersebut bermula saat dua korban pulang dari rumah teman, lalu di lokasi dikejar oleh 6 pelaku yang menggunakan dua sepeda motor.
Pelaku meminta kedua korban untuk berhenti, yang tidak diindahkan kedua korban. Korban pun ditendang hingga jatuh lalu dianiaya menggunakan benda tumpul dan dibacok celurit.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengakui bahwa kasus begal tersebut sudah mendapat sorotan dari Atalia, pihaknya pun akan meningkatkan patroli.
"Betul, itu sebabnya saya bersama jajaran setiap hari Minggu akan melakukan operasi mulai jam 2 pagi untuk keliling karena bagaimanapun juga, ini bagian dari kita melakukan siskamling," ujarnya saat ditemui di Pendopo Kota Bandung, Kamis (9/7/2026).
Dalam siskamling tersebut, kata Farhan, kuncinya harus melibatkan seluruh warga dengan semangat warga jaga warga, warga jaga kota. Sehingga, tidak boleh terus menerus hanya menggantungkan diri kepada aparat hukum.
"Bagaimanapun juga, masyarakat harus turun menjaga kota kita dari serangan-serangan atau penyimpangan-penyimpangan kriminalitas tersebut," kata Farhan.
Baca juga: Libur Sekolah, Farhan Ajak Warga Bandung Aktifkan Lagi Siskamling, Antisipasi Begal dan Kekerasan
Dia mengklaim, sebetulnya patroli yang selama ini sudah dilakukan, sebetulnya sudah efektif. Bahkan dengan terungkapnya banyak kejadian begal itu menunjukkan bahwa Pemkot Bandung memang sedang membongkar banyak hal.
"Tapi seperti saya bilang, efektivitas tim satgas ini tidak akan maksimal apabila tidak ada keikutsertaan warga. Jadi siskamling, warga jaga warga, warga jaga kota itu akan kita gencarkan kembali," ucapnya.
Farhan mengatakan, pihaknya sudah memiliki data beberapa titik-titik yang rawan aksi begal terutama daerah perbatasan yang selama ini sering menjadi tempat bagi para pelaku untuk kabur.
"Nah, kenapa? karena memang ada ruang ke sana yang seolah-olah tidak ada yang mengawasi. Kayak di perbatasan. Nah, itu yang sedang berusaha kita tutup bersama-sama," kata Farhan.