TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menyalurkan dana hibah dengan total senilai Rp3,19 miliar kepada sejumlah elemen masyarakat.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya, dalam bentuk Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) kepada 7 organisasi kemasyarakatan (ormas) dan 14 tempat ibadah di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Kamis (9/7/2026).
Adapun alokasi dana yang disalurkan terdiri dari Rp2.728.100.000 untuk organisasi kemasyarakatan dan Rp465.000.000 untuk pengembangan sarana tempat ibadah.
Penyaluran hibah ini menjadi komitmen Pemkab Sleman dalam mendukung peran aktif masyarakat serta memperkuat sarana keagamaan di wilayah Bumi Sembada.
Bupati Harda Kiswaya berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan organisasi, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta memperkuat fungsi tempat ibadah sebagai pusat pembinaan umat dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
"Saya minta kepada pengurus untuk mengelola amanah ini dengan cara yang jujur dan bertanggung jawab. Tolong agar betul-betul bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas," kata Harda.
Baca juga: Mobilisasi Pelajar Sambut Presiden Prabowo dan PM India di Sleman Menuai Kritik, Mirip Era Orde Baru
Pihaknya mengaku akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan untuk memastikan seluruh penggunaan dana hibah berjalan sesuai tujuan dan memberikan dampak sosial yang positif bagi masyarakat Sleman.
Bupati juga menegaskan pentingnya pengelolaan hibah secara baik dan bertanggung jawab.
Mengingat dana yang disalurkan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Sleman, Wiyato Widodo, mengatakan seluruh penerima hibah telah melalui proses seleksi ketat, meliputi evaluasi persyaratan administratif hingga kunjungan lapangan.
Hal ini dilakukan untuk menjamin bahwa bantuan benar-benar tepat sasaran dan pengelolaannya dapat dipertanggungjawabkan.
“Penerima hibah wajib menyusun laporan pertanggungjawaban secara transparan dan akuntabel. Mari kita buktikan bahwa hibah ini dikelola oleh tangan-tangan yang amanah," harapnya. (*)