Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Miftahul Munir
WARTAKOTALIVE.COM, CIPAYUNG- Viral di media sosial, tiga pekerja salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) meninggal di dalam gorong-gorong dekat Jalan Keong Emas, Mabes Hankam, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (9/7/2026).
Dalam rekaman video, petugas Gulkarmat melakukan evakuasi dengan mengerahkan dua tim rescue ke lokasi.
Mereka, dengan alat bantuan pernapasan, masuk ke dalam gorong-gorong untuk mengangkat tiga jenazah tersebut.
Menggunakan crane atau penderek, jenazah tersebut berhasil dikeluarkan satu per satu setelah diikat.
Saat berada di atas gorong-gorong, kondisi wajah para korban sudah pucat dan tidak sadarkan diri.
Kanit Reskrim Polsek Cipayung, AKP Nasruki, membenarkan tiga jenazah ditemukan meninggal dunia di dalam gorong-gorong.
"Benar, itu pekerja PDAM lagi perbaiki gorong-gorong, tiga-tiganya meninggal," katanya, Kamis.
Menurut mantan Kanit Ciracas itu, awalnya korban yang turun ke gorong-gorong satu orang.
Kemudian, korban berteriak meminta tolong dan korban kedua berupaya membantu dengan turun ke bawah.
"Korban kedua turun langsung gelepak minta tolong ke korban ketiga, terus turun korban ketiga gelepak juga, jadi tiga-tiganya," tegasnya.
Nasruki memastikan tiga korban yang masuk ke gorong-gorong tidak ada yang selamat setelah diduga menghirup kebocoran gas.
Ia sudah meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian guna memastikan penyebab kematian.
"Kedalaman gorong-gorong itu empat sampai lima meter. Dugaan ada kebocoran gas di sana makanya enggak bisa bernapas," ucapnya.
Sementara itu, Kasi Ops Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Abdul Wahid, melanjutkan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.49 WIB.
"Hampir satu jam kami melakukan evakuasi terhadap jenazah tersebut," tegasnya.
Abdul Wahid menjelaskan, proses evakuasi berlangsung lama karena perlu kehati-hatian dari petugas agar tidak ikut menjadi korban.
Petugas Damkar, diakuinya, menggunakan perlengkapan, termasuk bantuan pernapasan, supaya bisa masuk ke dalam.
"12 personel Damkar kami kerahkan ke lokasi," imbuhnya. (m26)