TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Sebanyak 72 calon siswa baru mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 4 Manokwari, Papua Barat, untuk Tahun Ajaran 2026/2027.
MPLS berlangsung selama lima hari, 7–11 Juli 2026, dibuka langsung oleh Kepala Sekolah, Iriandi Eendyasmoko ditandai dengan penyematan kartu peserta.
Dalam sambutannya, Iriandi mengajak seluruh siswa baru mengikuti kegiatan dengan penuh semangat.
“MPLS menjadi awal bagi peserta didik untuk membentuk karakter, disiplin, serta mengenal budaya belajar di SMA Negeri 4 Manokwari,” ujarnya.
Pendaftaran Masih Terbuka
Iriandi menyebut minat masyarakat untuk menyekolahkan anak di SMA Negeri 4 Manokwari terus meningkat.
Hingga kini, sekolah telah mengeluarkan 104 formulir pendaftaran, namun baru 72 calon siswa yang melakukan daftar ulang dan mengikuti MPLS.
“Kami masih membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan putra-putrinya karena kuota yang tersedia belum terpenuhi,” katanya.
Sekolah menyiapkan tiga rombongan belajar (rumbel) dengan kapasitas maksimal 108 peserta didik baru.
Baca juga: Rekomendasi MKKS Papua Barat Desak Pengelolaan SMA-SMK Kembali ke Provinsi, Ini Alasannya
Keberadaan SMA Negeri 4 Manokwari diharapkan dapat mengakomodasi lulusan SMP yang belum tertampung pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini.
Ketua Seleksi SPMB SMA Negeri 4 Manokwari, Muhamad Kelkusa, menjelaskan penerimaan siswa baru berlangsung 1–3 Juli 2026, dilanjutkan dengan MPLS.
Selama lima hari, siswa baru akan mendapatkan materi pengenalan lingkungan sekolah, tata tertib, pembentukan karakter, wawasan kebangsaan, edukasi bahaya narkoba, hingga pemanfaatan media sosial secara bijak.
“Kami berharap seluruh peserta didik baru mengikuti rangkaian MPLS dengan baik sehingga mereka dapat mengenal lingkungan sekolah, memahami aturan, serta memiliki karakter disiplin dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Sekolah optimis MPLS tidak hanya menjadi ajang pengenalan, tetapi fondasi awal mencetak generasi muda berprestasi, berkarakter, dan mampu berkontribusi positif bagi pembangunan Papua Barat.