SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, Jawa Timur (Jatim), secara resmi menyerahkan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027.
Dokumen strategis tersebut, diserahkan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lamongan yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Lamongan pada Kamis (9/7/2026).
KUA-PPAS ini dirancang sebagai fondasi penyusunan APBD Kabupaten Lamongan Tahun Anggaran 2027. Fokus utamanya diarahkan pada percepatan pemerataan infrastruktur dasar yang berkualitas serta pembangunan ekonomi strategis yang ramah lingkungan.
Wakil Bupati (Wabup) Lamongan, Dirham Akbar Aksara, menjelaskan bahwa tema pembangunan tahun 2027 diselaraskan dengan arah kebijakan pemerintah pusat dan Provinsi Jawa Timur. Kebijakan ini juga disesuaikan untuk menjawab potensi lokal secara optimal.
Dalam rancangan KUA-PPAS 2027, Pemkab Lamongan memproyeksikan sejumlah target indikator makro sebagai berikut:
Untuk menyokong target-target tersebut, pendapatan daerah diproyeksikan mencapai Rp3,099 triliun.
Anggaran belanja daerah juga direncanakan sebesar Rp3,099 triliun, dengan proyeksi surplus anggaran sekitar Rp85,2 juta yang akan ditutup melalui pembiayaan netto.
Dalam paparannya, Dirham Akbar Aksara merinci sembilan arah kebijakan prioritas pembangunan yang akan dijalankan oleh Pemkab Lamongan pada tahun 2027:
1. Mitigasi Banjir dan Ketahanan Air
Pengendalian banjir dan penanggulangan kekeringan dilakukan melalui normalisasi saluran, penguatan sistem drainase, optimalisasi rumah pompa, serta pembangunan floodway, waduk, dan embung desa.
2. Konektivitas Wilayah dan Penerangan Jalan
Peningkatan kualitas jalan melalui program unggulan JAMULA (Jalan Mantap dan Alus Lamongan), pembangunan jalan penghubung antarkecamatan dan antardesa, serta pemasangan 10 ribu titik lampu penerangan jalan umum lewat Program Lamongan Menyala.
3. Ketahanan Pangan dan Sektor Pertanian
Fokus pada penguatan ketahanan pangan dan hilirisasi sektor pertanian, perikanan, serta peternakan terpadu yang didukung modernisasi teknologi.
4. Peningkatan Kualitas SDM dan Kesehatan
Percepatan penurunan stunting, penguatan akses dan layanan kesehatan, pendidikan inklusif, perluasan program beasiswa, serta pengembangan kepemudaan berbasis profesi.
5. Penguatan Kehidupan Sosial dan Keagamaan
Menjaga keharmonisan masyarakat melalui penguatan kehidupan sosial dan keagamaan di seluruh wilayah Lamongan.
6. Pemberdayaan Ekonomi dan UMKM
Mendorong UMKM naik kelas, digitalisasi usaha, pengembangan wirausaha muda, penguatan koperasi desa, serta pengembangan pariwisata terintegrasi melalui Program Ramasinta.
7. Transformasi Digital Pelayanan Publik
Percepatan integrasi sistem pelayanan publik berbasis digital melalui penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
8. Energi Bersih dan Pengelolaan Lingkungan
Pengelolaan sampah berkelanjutan melalui optimalisasi TPST, pengoperasian TPA Dadapan, Gerakan Resik Megilan, dan kolaborasi pengolahan sampah menjadi listrik bersama kawasan Surabaya Raya.
9. Penataan Kawasan Perkotaan
Pengembangan dan penataan kawasan perkotaan agar menjadi pusat pertumbuhan wilayah yang tertata, nyaman, serta berkelanjutan.
Melalui perencanaan KUA-PPAS 2027 ini, Pemkab Lamongan berkomitmen untuk menghadirkan pembangunan yang berimbang, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.