Pria Mengamuk di Toko Aksesori Ponsel Kota Gorontalo, Monitor Komputer Dihantam hingga Rusak
Wawan Akuba July 09, 2026 06:42 PM

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan aksi seorang pria mengamuk di dalam sebuah toko aksesori telepon seluler di Kota Gorontalo beredar luas di media sosial.

Video berdurasi sekitar 46 detik yang diterima TribunGorontalo.com memperlihatkan detik-detik seorang pria memasuki toko sebelum diduga melakukan pengrusakan terhadap fasilitas di dalamnya.

Dalam rekaman tersebut, pria itu tampak mengenakan kaus lengan pendek kombinasi warna oranye terang, abu-abu, dan hitam.

Baca juga: Gempa Bumi Baru Saja Terjadi di Wilayah Ini Kamis Sore 09 Juli 2026, Cek Kedalaman

Ia juga mengenakan celana panjang berwarna gelap, topi berwarna terang, membawa tas ransel hitam di punggung, serta membawa sebuah gitar kecil.

Sementara itu, seorang perempuan yang diduga merupakan kasir atau penjaga toko terlihat berada di balik meja kasir.

Perempuan tersebut mengenakan pakaian lengan panjang berwarna hitam serta jilbab hitam.

Sejak awal rekaman, ia tampak duduk di depan perangkat komputer yang digunakan untuk melayani pelanggan.

Tak lama setelah masuk ke dalam toko, pria tersebut langsung menghampiri meja kasir.

Tanpa terlihat adanya percakapan yang panjang, pria itu kemudian mengayunkan tangannya ke arah monitor komputer yang berada di atas meja kasir.

Benturan keras tersebut membuat monitor bergeser hingga mengalami kerusakan.

Kasir yang berada tepat di depan monitor tampak terkejut melihat tindakan pria itu.

"Weyyyyy!" teriak perempuan tersebut.

Selama kejadian berlangsung, tidak terlihat ada orang lain di dalam toko yang berusaha melerai maupun menghentikan aksi pria tersebut.

Kamera CCTV yang terpasang di sudut ruangan terus merekam seluruh rangkaian peristiwa dari awal hingga akhir.

Dari rekaman itu, kondisi toko juga tampak cukup sepi sehingga aksi pria tersebut berlangsung tanpa ada upaya penghentian dari orang lain.

Tribun Gorontalo kemudian menelusuri lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi di sebuah toko aksesori telepon seluler di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Gorontalo, tepatnya di samping SMP Negeri 6 Kota Gorontalo.

Dari informasi yang diperoleh Tribun Gorontalo, pria tersebut sebelumnya merupakan pelanggan yang memperbaiki telepon selulernya di toko itu.

Namun, setelah proses perbaikan selesai, telepon seluler tersebut disebut tidak diambil selama kurang lebih tiga bulan.

Saat kembali mendatangi toko, pria tersebut disebut mengaku belum memiliki uang untuk melunasi biaya servis telepon selulernya.

"Dia memperbaiki HP, kemudian tidak bisa bayar," ungkap seorang warga yang mengetahui peristiwa tersebut.

Menurut sumber tersebut, sempat terjadi pembicaraan antara pria itu dengan pihak toko.

Pria tersebut kemudian menawarkan untuk mencicil biaya servis dan permintaan itu disebut disetujui pihak toko.

Ia bahkan telah menyerahkan pembayaran tahap pertama sebagai cicilan.

Namun, tidak lama kemudian pria tersebut berubah pikiran.

Ia meminta kembali uang cicilan yang telah diserahkannya dengan alasan akan melunasi seluruh biaya servis sekaligus.

"Setelah katanya ingin dicicil, kemudian dia meminta kembali uangnya," ujar sumber tersebut.

Kasir kemudian mengembalikan uang yang sebelumnya diterima dari pria tersebut.

Namun, setelah menerima uang itu, pria tersebut justru mengaku jumlah yang diterimanya kurang.

Situasi yang semula berlangsung kondusif kemudian berubah tegang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun Gorontalo, pria tersebut diduga langsung meluapkan emosinya dengan menghantam monitor komputer di atas meja kasir hingga rusak.

"Tapi setelah uangnya dikembalikan, dia justru bilang uangnya kurang dan langsung menghancurkan layar komputer," katanya.

Belum diketahui secara pasti alasan pria tersebut mengaku uang yang diterimanya kurang.

Informasi mengenai dugaan motif tersebut masih berdasarkan keterangan sumber di lokasi dan belum dikonfirmasi secara resmi oleh pihak kepolisian.

Hingga kini juga belum diketahui apakah telah ada penyelesaian antara kedua belah pihak terkait kerugian yang ditimbulkan akibat insiden tersebut.

Nilai kerugian akibat kerusakan monitor komputer juga belum diketahui secara pasti.

Berdasarkan informasi yang diperoleh TribunGorontalo.com, usai melakukan aksi tersebut pria itu langsung meninggalkan lokasi.

Hingga kini keberadaannya belum diketahui.

Tribun Gorontalo masih berupaya menghubungi pihak kepolisian dan pemilik toko untuk memperoleh keterangan resmi mengenai peristiwa tersebut, termasuk memastikan apakah kasus itu telah dilaporkan kepada aparat penegak hukum. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.