Stok Beras Beltim Aman hingga 53 Hari, Telur Ayam Ras Masih Masuk Zona Kritis
Asmadi Pandapotan Siregar July 09, 2026 07:37 PM

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Belitung Timur ( Beltim ) mencatat kondisi ketahanan pangan daerah mengalami perbaikan pada triwulan II tahun 2026. Sejumlah komoditas bahan pokok penting (bapokting) menunjukkan peningkatan ketersediaan stok dibandingkan awal tahun.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Belitung Timur, Wiwiek Lestari mengatakan, stok beras di tingkat distributor saat ini berada dalam kondisi sangat aman dengan ketahanan mencapai 53 hari.

Angka tersebut meningkat dibandingkan Februari 2026 yang hanya berada di kisaran 40 hari.

"Kalau beras sangat aman, ketersediaannya cukup sampai 53 hari ke depan. Apalagi para pelaku usaha biasanya langsung memesan ulang (re-stock) dalam jangka waktu 4 sampai 7 hari sebelum stok habis. Kita juga sangat terbantu karena cadangan di Perum Bulog sangat banyak," ujar Wiwiek kepada Posbelitung.co, Kamis (9/7/2026).

Selain beras, tren baik juga diikuti oleh komoditas minyak goreng yang ketahanan stoknya meningkat dari 18 hari menjadi 25 hari, serta tepung terigu yang melonjak tajam dari 16 hari menjadi 35 hari.

Kemudian untuk komoditas gula pasir yang sebelumnya masuk zona merah/kritis (5 hari), kini merangkak naik ke status waspada dengan ketahanan 10 hari.

Di sisi lain, Disperindag Beltim mencatat kondisi kritis pada komoditas telur ayam ras.

"Yang kritis itu telur ayam ras, ketersediaannya hanya hitungan hari karena barangnya tidak tahan lama. Meskipun ada kenaikan tipis dari ketahanan 3 hari di bulan Februari menjadi 4 hari, statusnya tetap kritis. Kondisi rawan ini yang memicu ketidakstabilan harga," ucapnya.

Meski di tingkat kabupaten kebanyakan stok terbilang aman, Disperindag menemukan adanya ketimpangan antar kecamatan. Untuk komoditas beras, Kecamatan Kelapa Kampit dan Gantung menjadi wilayah paling aman dengan ketahanan masing-masing 86 hari dan 103 hari.

Sementara untuk Kecamatan Manggar, Kecamatan Damar, dan Kecamatan Simpang Renggiang berbeda cukup jauh dengan nilai ketahanan masing-masing 41 hari, 25 hari, dan 26 hari. 

Kemudian lanjut ke telur ayam ras yang menjadi komoditas yang mengkhawatirkan. Di Kecamatan Damar dan Simpang Renggiang, cadangan telur ayam ras dilaporkan hanya tersisa untuk kebutuhan 1 hari saja. Sementara untuk Kecamatan Manggar, Kecamatan Kelapa Kampit, dan Kecamatan Gantung masing-masing 4 hari, 3 hari, dan 8 hari.

Tak berhenti di situ, Simpang Renggiang juga mencatatkan stok gula terendah yang hanya bertahan 3 hari, sementara Kelapa Kampit dan Damar berada di zona waspada untuk komoditas minyak goreng dengan ketahanan masing masing 6 hari dan 11 hari.

Dari pemaparan Wiwiek juga ditemukan hal yang cukup menarik, yakni adanya titik buta pendataan stok di tingkat lokal.

Hingga triwulan II 2026, Wiwiek mengungkapkan bahwa Disperindag tidak memiliki data stok pangan yang valid untuk Kecamatan Simpang Pesak dan Kecamatan Dendang.

Penyebabnya karena tidak ada lembaga pelaku usaha berskala Agen ataupun Sub Distributor pangan resmi, serta ketiadaan gudang cadangan setempat.

"Untuk stok ini yang kami pantau ada di lima kecamatan. Sedangkan untuk Simpang Pesak dan Dendang, mereka tidak memiliki agen atau distributor. Mereka belanjanya langsung ke Tanjungpandan, sehingga polanya langsung mengalir harian tanpa ada cadangan yang tersimpan di gudang lokal wilayah mereka," ungkapnya.

Oleh karena itu, masyarakat di dua Kecamatan tersebut disarankan berkoordinasi lebih awal kepada toko setempat agar pasokan tidak terputus.

Berikut ketahanan stok pangan per Kecamatan:

1. Beras
- Kecamatan Manggar: 41 hari
- Kecamatan Damar: 25 hari
- Kecamatan Kelapa Kampit: 89 hari
- Kecamatan Gantung: 103 hari
- Kecamatan Simpang Renggiang: 26 hari
- Kecamatan Simpang Pesak: -
- Kecamatan Dendang: 

2. Gula
- Kecamatan Manggar: 12 hari
- Kecamatan Damar: 4 hari
- Kecamatan Kelapa Kampit: 6 hari
- Kecamatan Gantung: 20 hari
- Kecamatan Simpang Renggiang: 3 hari
- Kecamatan Simpang Pesak: -
- Kecamatan Dendang: 

3. Minyak Goreng
- Kecamatan Manggar: 45 hari
- Kecamatan Damar: 11 hari
- Kecamatan Kelapa Kampit: 6 hari
- Kecamatan Gantung: 40 hari
- Kecamatan Simpang Renggiang: 11 hari
- Kecamatan Simpang Pesak: -
- Kecamatan Dendang:

4. Tepung Terigu
- Kecamatan Manggar: 33 hari
- Kecamatan Damar: 7 hari
- Kecamatan Kelapa Kampit: 7 hari
- Kecamatan Gantung: 98 hari
- Kecamatan Simpang Renggiang: 18 hari
- Kecamatan Simpang Pesak: -
- Kecamatan Dendang: 

5. Telur
- Kecamatan Manggar: 4 hari
- Kecamatan Damar: 1 hari
- Kecamatan Kelapa Kampit: 3 hari
- Kecamatan Gantung: 8 hari
- Kecamatan Simpang Renggiang: 1 hari
- Kecamatan Simpang Pesak: -
- Kecamatan Dendang: -

(Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.