Manu Kone: Alasan di Balik Ketertarikan Manchester United pada Gelandang AS Roma
Rina Kusumawati July 09, 2026 07:56 PM

Manchester United dikabarkan siap menghidupkan kembali minat jangka panjang mereka terhadap Manu Kone setelah AS Roma membuat keputusan penting mengenai masa depan gelandang asal Prancis tersebut, menurut laporan terbaru.

United mengalami kemunduran besar semalam setelah muncul kabar bahwa bintang Real Madrid, Aurelien Tchouameni, telah menyetujui kontrak baru dengan raksasa La Liga tersebut.

Pemain berusia 26 tahun itu dianggap sebagai ‘target impian’ untuk menggantikan Casemiro oleh para petinggi di Old Trafford, setelah sebelumnya mengambil alih peran pemain Brasil itu di Santiago Bernabeu pada tahun 2022.

Sebelumnya, ada optimisme bahwa Madrid akan membuka peluang penjualan untuk mendanai perekrutan besar di lini tengah, dengan nama-nama seperti Rodri dan Enzo Fernandez disebut-sebut sebagai target utama. Namun, setelah berbicara dengan Jose Mourinho—yang akan kembali menjadi pelatih Los Blancos 13 tahun setelah periode pertamanya—Tchouameni kini telah berkomitmen untuk masa depan jangka panjangnya di ibu kota Spanyol.

Disebutkan bahwa agen Tchouameni, yang juga mewakili Kone, sempat mendorong ketertarikan dari United guna mendapatkan kesepakatan kontrak yang lebih baik bagi kliennya, meskipun beberapa sumber terpercaya mengindikasikan bahwa kepindahan bisa saja terjadi jika Madrid memang berniat menjual.

Hal ini membuat Setan Merah kini mengalihkan fokus mereka kepada Kone, rekan satu tim Tchouameni di skuad Prancis untuk Piala Dunia. Fakta bahwa keduanya memiliki agen yang sama menunjukkan bahwa masa depan gelandang Roma tersebut mungkin telah dibahas dalam pembicaraan dengan pihak INEOS.

Media TEAMtalk melaporkan bahwa Manchester United kini sedang “merencanakan langkah” untuk merekrut Kone setelah mengetahui bahwa Roma menilai pemain berusia 25 tahun itu seharga £50 juta.

I Giallorossi perlu mengumpulkan dana untuk menghindari sanksi akibat pelanggaran keuangan, meskipun mereka berhasil finis di posisi ketiga Serie A dan lolos ke Liga Champions.

“Meskipun berhasil mengamankan tiket Liga Champions, pihak klub Italia itu tetap harus melakukan penjualan pemain untuk memenuhi regulasi keuangan UEFA, dan secara internal Kone dianggap sebagai aset paling berharga yang bisa dijual,” tulis laporan tersebut.

“Sumber kami menyebutkan bahwa gelandang asal Prancis itu bisa tersedia dengan harga sekitar £50 juta. Perantara telah berbicara dengan Manchester United, Arsenal, Chelsea, Manchester City, dan Liverpool untuk menjajaki kemungkinan tujuan berikutnya.”

Kone disebut-sebut terbuka untuk pindah ke Liga Premier, dengan laporan sebelumnya dari The Peoples Person menyatakan bahwa ia “sangat tertarik” untuk bergabung dengan Manchester United. Profilnya—sebagai pemain yang kuat dalam duel fisik dan memiliki kemampuan membawa bola yang baik—sangat cocok dengan intensitas sepak bola Inggris.

Penampilannya yang mengesankan di Piala Dunia dikatakan telah “meningkatkan reputasinya yang terus berkembang”, dengan pemain setinggi 6 kaki 1 inci itu “memperlihatkan atletisme dan kualitas teknis yang menarik perhatian klub-klub besar di Eropa.”

Menariknya, dalam kemenangan Prancis 3-0 atas Irak di babak penyisihan grup, Kone menjadi starter menggantikan Tchouameni yang absen karena cedera adduktor. Fakta bahwa Didier Deschamps menganggap Kone sebagai pengganti yang sepadan menjelaskan mengapa United menerapkan logika serupa.

TEAMtalk juga menyebutkan bahwa INEOS telah diberi tahu mengenai kemungkinan ketersediaan Eduardo Camavinga dari Real Madrid, namun mereka lebih memandang Kone sebagai opsi serius untuk memperkuat lini tengah asuhan Michael Carrick.

Gambar unggulan: Paolo Bruno via Getty Images

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.