SRIPOKU.COM, EMPAT LAWANG - Aparat kepolisian Polres Empat Lawang bersama Polsek Ulu Musi terus memburu pelaku pembunuhan terhadap A (18), seorang pemuda yang tewas ditikam saat hendak menjual ayam jago miliknya. Hingga saat ini, pelaku yang belum diketahui identitasnya tersebut masih dalam pengejaran petugas.
Kapolres melalui Kasi Humas Polres Empat Lawang Iptu Ariyanto, menyampaikan bahwa tim gabungan tengah bekerja intensif di lapangan menyelidiki kasus tersebut untuk mengungkap identitas asli pelaku, serta mendalami motif di balik aksi penyerangan sadis ini.
"Tim gabungan sudah bergerak melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mendalami kronologi serta motif di balik peristiwa ini," ujar Ariyanto saat memberikan konfirmasi, Kamis (9/7/2026).
Pihak kepolisian juga meminta kerja sama dari masyarakat dan mengimbau siapa saja yang memiliki informasi valid terkait keberadaan pelaku untuk tidak segan melapor.
"Kami harap masyarakat segera melapor ke kantor polisi terdekat jika mengetahui informasi sekecil apa pun guna mempercepat proses pengungkapan kasus," tambahnya.
Peristiwa berdarah ini bermula ketika korban A, yang merupakan warga Desa Puntang, Kecamatan Sikap Dalam, berboncengan dengan temannya, D, menggunakan sepeda motor pada Senin (6/7/2026) sekira pukul 15.30 WIB.
Keduanya berniat mengantarkan seekor ayam jago pesanan pembeli ke arah Desa Lubuk Puding dan Desa Batu Bidung, Kecamatan Ulu Musi.
Namun, di tengah jalan sepi di kawasan Desa Batu Bidung, langkah kedua pemuda ini mendadak dihadang oleh seorang pria tidak dikenal yang sudah membekali diri dengan senjata tajam.
Melihat ancaman tersebut, A dan D yang panik langsung melompat dari motor dan berhamburan menyelamatkan diri ke arah yang berbeda.
Beruntung, D berhasil mencapai pemukiman warga dan langsung diamankan. Nahas bagi A, ia terus dikejar oleh pelaku hingga terpojok.
Tidak lama setelah kejadian, korban A diantarkan oleh seorang warga setempat kembali ke rumah keluarganya di Desa Puntang dalam kondisi bersimbah darah akibat luka tusuk parah di dada sebelah kiri.
Keluarga yang histeris langsung melarikan korban ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis awal.
Lantaran luka robek di dada korban terlalu dalam, tim medis setempat menyarankan agar korban segera dirujuk ke RSUD Tebing Tinggi.
Namun takdir berkata lain, korban A mengembuskan napas terakhirnya di dalam perjalanan sebelum tiba di rumah sakit rujukan.
Baca juga: Breaking News: Pemuda di Empat Lawang Tewas Ditikam OTD saat Hendak Jual Ayam Jago Miliknya