Pembongkaran Stadion H Agus Salim Ditarget Rampung 3 Bulan, Pembangunan Baru Langsung Dimulai
Rahmadi July 09, 2026 10:27 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat menargetkan proses pembongkaran Stadion Haji Agus Salim Padang selesai dalam waktu dua hingga tiga bulan. 

Setelah seluruh bangunan diratakan, pembangunan stadion baru akan langsung dimulai.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar, Mahdianur, mengatakan pembongkaran stadion telah berlangsung sejak Senin (6/7/2026) setelah pemenang lelang peruntuhan menyelesaikan seluruh administrasi dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) serta Pemerintah Provinsi Sumbar.

"Alhamdulillah pembongkaran sudah dimulai sejak Senin kemarin dan sekarang sedang berproses. Insya Allah sesuai target agar tahapan berikutnya bisa segera dilaksanakan," kata Mahdianur kepada TribunPadang.com, Kamis (9/7/2026).

Ia menjelaskan, proses pembongkaran dilakukan menggunakan tiga alat berat yang disiapkan oleh pihak pemenang lelang.

Selain itu, material hasil pembongkaran juga mulai diangkut keluar dari kawasan stadion menggunakan armada truk.

PEMBONGKARAN STADION - Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumatera Barat, Mahdianur, Kamis (9/7/2026). Dia mengatakan proses pembongkaran dimulai setelah pemenang lelang peruntuhan stadion ditetapkan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).
PEMBONGKARAN STADION - Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumatera Barat, Mahdianur, Kamis (9/7/2026). Dia mengatakan proses pembongkaran dimulai setelah pemenang lelang peruntuhan stadion ditetapkan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). (TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto)

Baca juga: Suka Duka PKJR Sitinjau Lauik Atur Lalin: Adu Mulut dengan Pengendara, Tak Maksa Minta Sumbangan

Menurut Mahdianur, keberadaan alat berat merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh pemenang lelang sebelum pekerjaan dimulai.

"Di lapangan ada tiga alat berat yang bekerja. Mobilisasi material juga sudah berjalan dan proses pembongkaran dilakukan sesuai standar yang telah ditetapkan," ujarnya.

Pemprov Sumbar berharap pekerjaan pembongkaran dapat berlangsung tanpa hambatan sehingga area stadion segera dalam kondisi bersih atau clean and clear.

"Harapan kita mereka bisa bekerja seoptimal mungkin tanpa ada gangguan di lapangan. Setelah lahannya bersih, akan kita serahkan kepada pihak pemenang tender pembangunan stadion," katanya.

Pantauan TribunPadang.com, Kamis (9/7/2026), dua alat berat tampak merobohkan struktur bangunan stadion, sedangkan satu alat berat lainnya melakukan penggalian di kawasan tribun suporter.

Sementara itu, sejumlah kursi penonton dan lampu stadion telah dibongkar. Material bangunan terus diangkut menggunakan truk, sedangkan rumput lapangan masih terlihat utuh.

Baca juga: Ika Asal Pesisir Selatan Pasrah Kejebak Kemacetan Sitinjau Lauik: Terserah Sampai Jam Berapa

Stadion Haji Agus Salim sendiri memiliki sejarah panjang sebagai pusat olahraga di Sumatera Barat. Dibangun pada 1983 dan diresmikan pada 1985, stadion ini awalnya dipersiapkan untuk penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XIII.

Selama lebih dari empat dekade, stadion yang berada di kawasan Rimbo Kaluang itu menjadi markas Semen Padang FC dan PSP Padang serta menjadi lokasi berbagai kegiatan olahraga masyarakat.

Kini, stadion yang menjadi salah satu ikon olahraga Ranah Minang tersebut memasuki babak baru. Setelah proses pembongkaran rampung, Pemprov Sumbar akan memulai pembangunan stadion baru yang diharapkan memiliki fasilitas lebih modern dan mampu mendukung pembinaan olahraga di daerah. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.