TRIBUNWOW.COM - Timnas Futsal Indonesia resmi memangkas jumlah pemain yang akan mengikuti training camp (TC) sebagai persiapan menghadapi agenda internasional berikutnya.
Pelatih kepala Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, sebelumnya memanggil 26 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan.
Setelah melalui proses evaluasi, jumlah tersebut dipangkas menjadi 20 pemain yang akan melanjutkan program persiapan.
Pemusatan latihan dijadwalkan dimulai pada 13 Juli 2026 di Jakarta sebelum skuad Garuda bertolak ke Spanyol pada 27 Juli 2026.
Baca juga: Profil Firman Adriansyah, Flank Timnas Futsal Indonesia yang Dipanggil untuk Training Camp
Selama berada di Negeri Matador, para pemain akan menjalani tur serta melakoni sejumlah pertandingan uji coba melawan klub-klub elite sebagai bagian dari persiapan menghadapi turnamen internasional.
Sebanyak enam pemain dipastikan tidak masuk dalam daftar terbaru.
Keenam pemain tersebut adalah Muhammad Albagir, Imam Anshori, Guntur Sulistyo, Andres Dwi Persada, Dewa Rizky Amanda, dan Holypaul Evan Septinus Soumilena.
Keputusan tersebut cukup menyita perhatian karena sebagian besar pemain yang dicoret memiliki pengalaman membela Timnas Futsal Indonesia, bahkan turut berkontribusi dalam sejumlah pencapaian penting.
Tiga di antaranya bisa dikatakan bergelimang gelar bergengsi dalam kariernya.
Berikut keenam nama yang dicoret oleh Hector Souto:
Muhammad Albagir merupakan penjaga gawang senior yang telah lama menjadi bagian dari Timnas Futsal Indonesia.
Kiper Black Steel FC itu turut mengantarkan Indonesia menjuarai AFF Futsal Championship 2024, meraih medali emas SEA Games 2025, serta menjadi runner-up AFC Futsal Asian Cup 2026.
Pengalamannya di berbagai turnamen internasional membuat Albagir kerap menjadi andalan di bawah mistar gawang.
Prestasi:
Juara AFF Futsal Championship 2024.
Peraih medali emas SEA Games 2025.
Runner-up AFC Futsal Asian Cup 2026.
Imam Anshori dikenal sebagai pemain flank yang mengandalkan kecepatan, mobilitas, serta kemampuan membantu serangan dan bertahan.
Penampilannya yang konsisten di level klub membuatnya beberapa kali mendapat panggilan ke Timnas Futsal Indonesia pada era kepelatihan Hector Souto.
Meski belum memiliki banyak gelar bersama tim nasional, Imam menjadi salah satu pemain yang rutin masuk radar pelatih untuk berbagai agenda internasional.
Rekam jejak:
Beberapa kali dipanggil Timnas Futsal Indonesia.
Masuk skuad sementara untuk berbagai agenda internasional pada era Hector Souto.
Guntur Sulistyo merupakan pemain yang berkembang bersama SKN FC sebelum memperkuat Bintang Timur Surabaya.
Ia sempat menjadi pencetak gol terbanyak kedua Pro Futsal League 2020 dengan torehan tujuh gol dan dikenal sebagai flank yang agresif.
Bersama Timnas Futsal Indonesia, Guntur beberapa kali mendapat kesempatan mengikuti pemusatan latihan dan agenda internasional.
Prestasi:
Pencetak gol terbanyak kedua Pro Futsal League 2020.
Beberapa kali memperkuat Timnas Futsal Indonesia.
Andres Dwi Persada dikenal sebagai pemain serbabisa yang mampu bermain sebagai anchor maupun flank.
Bersama Unggul FC, ia tampil konsisten hingga mendapat kepercayaan mengikuti pemusatan latihan Timnas Futsal Indonesia.
Kemampuannya menjaga keseimbangan permainan membuatnya beberapa kali dipanggil untuk memperkuat skuad Garuda.
Rekam jejak:
Pemain andalan Unggul FC.
Beberapa kali mendapat panggilan Timnas Futsal Indonesia.
Dewa Rizky Amanda merupakan pemain Cosmo JNE yang mencuri perhatian sejak usia muda.
Ia menjadi pemain termuda Timnas Futsal Indonesia di AFF Futsal Championship 2022.
Dewa juga dipercaya menjadi kapten Indonesia pada CFA International Futsal Tournament 2025.
Tak cuma itu, Dewa juga berhasil beri beberapa prestasi bergengsi untuk Indonesia.
Prestasi:
Runner-up AFF Futsal Championship 2022.
Pemain termuda Timnas Futsal Indonesia di AFF Futsal Championship 2022.
Kapten Timnas Futsal Indonesia pada CFA International Futsal Tournament 2025.
Peraih medali emas SEA Games 2025.
Runner-up AFC Futsal Asian Cup 2026.
Holypaul Evan Septinus Soumilena atau Evan Soumilena merupakan pivot berpengalaman yang telah lama menjadi andalan Timnas Futsal Indonesia.
Ia pernah berkarier di Portugal bersama ADCR Caxinas sebelum kembali ke Indonesia dan kini memperkuat Fafage Banua.
Evan turut berperan dalam keberhasilan Indonesia menjuarai AFF Futsal Championship 2024, meraih medali emas SEA Games 2025, serta menjadi runner-up AFC Futsal Asian Cup 2026.
Di level klub, ia juga pernah menjadi pencetak gol terbanyak kedua Pro Futsal League 2020 bersama Black Steel Papua.
Prestasi:
Juara AFF Futsal Championship 2024.
Peraih medali emas SEA Games 2025.
Runner-up AFC Futsal Asian Cup 2026.
Pencetak gol terbanyak kedua Pro Futsal League 2020 (14 gol).
Pernah berkarier di Liga Futsal Portugal bersama ADCR Caxinas.
(TribunWow.com/Peserta Magang dari Universitas Sebelas Maret/Najwa Aurora Setya Jaya)