Jalan Blangkejeren–Terangun di Ketukah Amblas, Pengendara Diimbau Ekstra Hati-hati
Mawaddatul Husna July 10, 2026 12:52 AM

Laporan Wartawan Tribun Gayo Rasidan | Gayo Lues  

TribunGayo.com, BLANGKEJEREN - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh menyebabkan ruas jalan provinsi lintas Blangkejeren–Terangun kembali amblas.

Titik longsor berada di kawasan Ketukah, Kecamatan Blangjerango yang menghubungkan wilayah tersebut ke Babahrot, Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Akibat amblasnya sebagian badan jalan ke arah sungai, terjadi penyempitan jalur yang sangat signifikan.

Kondisi ini membuat kawasan tersebut sangat rawan kecelakaan, terutama bagi kendaraan roda empat maupun roda enam.

Para pengendara yang melintas pada Kamis (9/7/2026) terpaksa harus ekstra berhati-hati.

Selain di kawasan Ketukah, kerusakan serupa sebelumnya juga terjadi di kawasan Terangun dekat SPBU (setelah simpang Pasir, Kecamatan Tripe Jaya).

Jalur di titik tersebut tidak hanya amblas, namun memang sudah lama sulit dilalui oleh segala jenis kendaraan.

“Warga yang melintas di kawasan Ketukah kini selalu dihantui rasa cemas.

Badan jalan semakin sempit setelah amblas ke sungai dan sangat mengancam keselamatan para pengendara,” ujar Sabri, salah satu tokoh pemuda Kecamatan Terangun kepada TribunGayo.com.

Menurut Sabri, jalan provinsi ini terkesan dibiarkan dan belum dinormalisasi sepenuhnya sejak bencana hidrometeorologi delapan bulan lalu.

Situasi tersebut kian diingatkan karena para pengguna jalan harus selalu waspada, terutama saat musim penghujan tiba.

Hal senada dijelaskan oleh pengendara lain, M Yusuf.

Ia mengingatkan bahwa jalur Blangkejeren–Babahrot ini merupakan akses utama sekaligus jalur alternatif bagi warga di dua kecamatan.

Yaitu Terangun dan Tripe Jaya untuk menuju ke Blangkejeren yang merupakan ibu kota Kabupaten Gayo Lues.

"Warga meminta dan mendesak  pemerintah Aceh melalui instansi terkait agar segera memperbaiki dan menangani ruas jalan provinsi dari Blangkejeren menuju Terangun yang amblas ini.

Hal itu demi kelancaran arus lalulintas dan menghindari atau mencegah jatuhnya korban jiwa," sebutnya. (*)

Baca juga: Resmi Dilantik, Khairuddin Kasiman Pimpin KONI Gayo Lues

Baca juga: Longsor Kembali Terjadi di Tetumpun Gayo Lues Akibatkan Antrean Panjang Kendaraan

Baca juga: Jalan Menuju Desa Perlak Gayo Lues Putus Total, Warga Bergotong Royong Buka Jalur Sementara

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.