POS-KUPANG.COM -- Konflik Nikita Mirzani dengan Reza kini Kembali memanas.
Usai dituduh suap hakim hingga Rp 4 miliar, Nikita Mirzani kini buka suara soal tuduhan suap hakim Rp 4 miliar. Nyai siap tempuh jalur hukum dan laporkan Reza Gladys.
Kini kasus tersebut memasuki babak baru. Kabar terbaru, artis yang akrab disapa Niki dituding oleh pihak diduga Reza Gladys suap hakim Mahkamah Agung (MA) sebesar Rp 4 Miliar, untuk memuluskan langkahnya melakukan upaya Peninjauan Kembali (PK).
Baru-baru ini, Nikita Mirzani buka suara soal tuduhan suap hakim Rp 4 miliar. Nyai ternyata siap tempuh jalur hukum dan laporkan Reza Gladys.
Kuasa hukum Nikita Mirzani, Usman Lawara, menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar. Menurutnya, kliennya menjadi sasaran fitnah serius yang diduga disebarkan oleh Reza.
Usman juga menyampaikan kekecewaannya terhadap kuasa hukum Reza Gladys yang telah mengungkapkan tudingan sensitif kepada publik tanpa disertai bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.
"Fakta ya, keadaan yang nyata. Ada dugaan suap yang mengarah kepada satu, Nikita dan dua, kepada kami tim penasihat hukum. Dan itu akan kami ambil sikap," kata Usman Lawara di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2026), dikutip dari Tribun Seleb.
Baca juga: Dituding Suap Hakim Rp4 M oleh Reza Gladys, Ini Respon Nikita Mirzani
"Kami tidak diam, dan akan kami lakukan tindakan hukum yang tegas terhadap ini," sambhngnya.
Usman menunjukkan sebuah video dari ponselnya yang memutar rekaman suara Nikita Mirzani yang menyuap hakim sebesar Rp 4 miliar, konten itu dianggap provokatif.
"Di media sosial, di Instagram sudah heboh. Ditulis 'Heboh, bukti diduga rekaman suara Nikita Mirzani suap hakim 4 miliar untuk menangkan PK'. Ini tuduhan yang sangat sadis dan serius," ucapnya.
Usman meminta tim kuasa hukum Reza Gladys membuktikan tuduhan tersebut melalui proses hukum, bukan sekadar menyampaikannya di ruang publik tanpa dasar yang jelas.
Baca juga: Nikita Mirzani Gigih Ajukan PK, Kuasa Hukum Beberkan Alasannya, Singgung Soal Anak
Ia mengungkapkan telah berdiskusi dengan Nikita Mirzani terkait persoalan itu. Dari pembicaraan tersebut, keduanya sepakat untuk mengambil langkah hukum sebagai respons atas tudingan yang dilontarkan.
"Nanti akan kami laporkan. Silakan klarifikasi di kantor polisi, klarifikasi juga ke Mahkamah Agung. Apakah kami atau Nikita pernah bertemu dengan orang-orang di Mahkamah Agung atau hakim yang mengadili perkara ini," ujar Usman Lawara.
Sebelumnya, Salah satu kuasa hukum Reza Gladys, Oki Pranata, mengungkap adanya rekaman suara yang diduga merupakan suara Nikita Mirzani. Menurutnya, isi rekaman tersebut mengarah pada dugaan upaya menyuap hakim agar permohonan PK yang diajukan Nikita dapat dikabulkan.
"Jadi teman-teman, pada intinya isi daripada percakapan tersebut adalah kami duga ada upaya untuk suap menyuap hakim dalam tingkat kasasi dengan angka senilai Rp4 miliar," terangnya, dikutip dari YouTube STAR 7 Channel, Jumat (3/7/2026).
Ia lantas menyinggung upaya kasasi Nikita yang ditolak MA.
"Sebagaimana fakta yang kita ketahui itu, di putusan kasasi itu ditolak semua ya dalil-dalil dari pihak Nikita. Namun, lebih lanjut kami menemukan menduga kembali ada upaya untuk melakukan penyuapan di tingkat peninjauan kembali," tukasnya.
Oki cemas, nantinya dugaan suap dari Nikita itu akan mempengaruhi hakim dalam mengambil keputusan.
"Jadi yang bisa kami simpulkan bahwasanya penyuapan di tingkat peninjauan kembali tersebut mungkin upaya untuk mengintervensi putusan hakim nantinya," cetusnya. *