Perempat Final Piala Dunia 2026: Mbappe Jadi Korban Rasisme, Bintang Real Madrid Terancam Absen
Refly Permana July 09, 2026 11:27 PM

 

SRIPOKU.COM - Timnas Prancis mengungkapkan Kylian Mbappe menjadi korban rasisme.

Isu ini menghantui persiapan anak asuh Didier Deschamps jelang pertandingan melawan Maroko di babak perempat final Piala Dunia 2026.

Dua tim dari benua berbeda ini akan saling berhadapan pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.00 WIB.

Mengutip situs resmi timnas Prancis, Mbappe menjadi korban rasisme dari seorang Senator Paraguay.

Diduga, pernyataan bernada rasis itu diucapkan pascakekalahan Paraguay di babak 16 Besar Piala Dunia 2026 dari Prancis.

Baca juga: Portugal Tersingkir, Edho Harto Lubay Kini Jagokan Prancis dan Kylian Mbappe di Piala Dunia 2026

Federasi Sepak Bola Prancis tentunya mengutuk keras perbuatan yang ditujukan kepada kapten tim tersebut.

Mereka berharap, sang senator dijerat hukum.

"Federasi menawarkan dukungan penuh kepada kaptennya, para pemainnya, dan secara umum kepada semua korban pernyataan kebencian tersebut," tulis Federasi Sepak Bola Prancis.

Serangan rasisme bukan satu-satunya permasalahan yang dihadapi Les Blues.

Jelang laga melawan Maroko, Deschamps masih diragukan untuk memainkan Aurélien Tchouaméni.

Gelandang yang bermain di Real Madrid itu sejatinya pilihan utama sang pelatih di kompetisi sepak bola empat tahunan ini.

Akan tetapi, setelah laga kedua di fase grup, Tchouaméni justru sering duduk di bangku cadangan dan posisinya digantikan oleh Manu Koné.

"Kondisinya membaik, tetapi kita harus melihat perkembangannya," tulis ofisial timnas Prancis.

Di kubu Maroko, hampir dapat dipastikan pemain mereka, Ismaël Saibari, absen.

Salah satu pemain Maroko yang tampil bersinar di Piala Dunia 2026 itu menderita cedera hamstring.

Baca juga: Didik Setyawan Kembali Jagokan Prancis di Piala Dunia 2026, Waspadai Norwegia dan Swiss

Belum diketahui kapan pastinya pemain yang musim depan akan membela Bayern Muenchen ini bisa bermain kembali.

Prancis memang lebih diunggulkan di laga ini, terlebih setelah melihat performa mereka sejak fase grup.

Akan tetapi, performa Maroko juga tidak bisa dipandang sebelah mata.

Pecinta sepak bola yang hadir dalam podcast Selebrasi Lokal 2026 di Graha Tribun Palembang menilai, Achraf Hakimi dan kolega merupakan tim yang sangat solid secara pertahanan dan mentalitas.

Mereka belum terkalahkan di Piala Dunia ini dan telah membuktikan diri dengan menundukkan tim-tim besar.

Maroko memiliki strategi kolektif yang sulit ditebak dan Yassine Bounou di bawah mistar gawang yang sangat tangguh dalam menghadapi penalti.

Seorang pecinta sepak bola dalam podcast ini menyoroti bahwa Maroko memiliki pertahanan yang disiplin dan kemampuan mencetak gol dari berbagai lini.

"Dengan catatan, mereka tidak kehabisan stamina di menit-menit akhir," katanya, dikutip dari Sripoku.com dari kanal YouTube SripokuTV.

Pertandingan antara Prancis dan Maroko di perempat final Piala Dunia 2026 ini merupakan partai ulangan dari semifinal Piala Dunia 2022 di Qatar.

Dalam pertemuan terakhir tersebut, Prancis berhasil mengalahkan Maroko dengan skor 2-0. 

Hasil ini membuat Maroko memiliki motivasi kuat untuk melakukan balas dendam pada pertandingan kali ini, karena prestasi mereka di semifinal edisi sebelumnya dianggap tercoreng oleh kekalahan tersebut.

Simak analisa selengkapnya di sini:

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.