– Misteri mengenai identitas asli pemilik rumah mewah di kawasan elite Sentul City, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang digeledah oleh tim penyidik kepolisian hingga kini masih menjadi tanda tanya besar bagi publik maupun pengurus lingkungan setempat.
Rumah megah tersebut mendadak viral setelah aparat penegak hukum melakukan penggeledahan dan berhasil membongkar sebuah brankas rahasia tersembunyi yang berisi emas batangan seberat 74 kilogram serta tumpukan uang tunai senilai ratusan miliar rupiah. Namun, di balik kekayaan fantastis tersebut, sosok sang pemilik rumah justru bak ditelan bumi.
Ketua RW setempat, Agung Hermawan, memberikan kesaksian bahwa dirinya sama sekali tidak mengenal figur atau latar belakang dari pemilik properti mewah itu. Menurut penuturannya pada Kamis (9/7/2026), penghuni rumah tersebut dikenal sangat tertutup dan menarik diri dari kehidupan sosial bermasyarakat.
"Warganya kurang bergaul sama kami, jadi kita juga kurang informasi mengenai pemilik rumah," ungkap Agung dengan nada kecewa saat diwawancarai di lokasi penggeledahan.
Agung menambahkan, rumah bergaya mewah tersebut lebih sering terlihat dalam kondisi kosong melompong tanpa ada aktivitas mencurigakan layaknya hunian keluarga normal. Selama bertahun-tahun, bangunan tersebut hanya dijaga oleh seorang pekerja yang dipercaya untuk merawat kebersihan rumah.
Berdasarkan data lingkungan, rumah mewah itu diketahui telah dibeli sejak tahun 2010 silam. Mirisnya, selama hampir 16 tahun berlalu, sang pemilik tidak pernah sekalipun datang melapor atau menyerahkan data identitas diri kepada pengurus RT maupun RW setempat.
“Itu yang tadi saya sesalin, mereka tidak lapor sama sekali. Tadi Ketua RT lapor sama saya juga belum pernah lapor. Tadi saya ditanya PBB-nya siapa enggak tahu juga, jadi kita kurang informasi,” sambungnya.
Saat proses penggeledahan berlangsung, Agung mengaku sempat diminta mendampingi penyidik untuk masuk ke dalam rumah. Di salah satu sudut ruangan, ia melihat sebuah foto perempuan berukuran besar yang terpajang di dinding. Kendati demikian, ia menegaskan tidak mengenali sama sekali wajah wanita yang ada di dalam foto tersebut. Sementara itu, pihak Kakortas Tipidkor Polri menyatakan bahwa status kepemilikan aset tersebut saat ini masih didalami secara intensif.