TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Melihat spot wisata pohon pinus di Kebun Raya Nanga-nanga, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kawasan konservasi seluas 113 hektare ini ternyata menyimpan keindahan yang belum banyak diketahui masyarakat.
Salah satu spot yang kini mulai diperkenalkan adalah kawasan pohon pinus yang berada di dekat gerbang pintu keluar.
Hamparan pohon pinus yang tumbuh lebat di area perbukitan bakal menjadi daya tarik baru bagi para pencinta wisata alam.
Pantauan TribunnewsSultra.com pada Kamis (9/7/2026) petang, deretan pohon pinus tersebut menciptakan suasana sejuk dan asri.
Baca juga: Rute Menuju Wisata Air Terjun Kabura-burana Buton Selatan Sulawesi Tenggara, Air Jernih dan Segar
Pengunjung direkomendasikan datang pada siang hari saat pencahayaan alami sedang maksimal.
Sehingga suasana kawasan terlihat lebih terang dan nyaman untuk bersantai maupun berfoto.
Meski akses menuju lokasi memang cukup menanjak, tapi masih dapat dilalui kendaraan.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, mengatakan, kawasan pohon pinus tersebut sebenarnya sudah lama ada.
Saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari tengah melakukan penataan agar pengunjung dapat menikmati sisi lain dari Kebun Raya Nanga-nanga.
Baca juga: Menengok Masjid Tertua di Kendari Berdiri Sejak 1957, Suguhkan Panorama Teluk dan Gerbang Wisata
"Nantikan kejutan dari pemerintah kota, spot wisata baru yang akan kita buka," ujarnya beberapa waktu lalu.
Menurut Siska, ide pengembangan kawasan pohon pinus tersebut muncul setelah melakukan kunjungan dinas ke sejumlah daerah.
Pengalaman itu kemudian menjadi inspirasi untuk mengembangkan potensi wisata yang dimiliki Kota Kendari.
"Itu dia gunanya teman-teman OPD dan DPRD. Kalau habis kunjungan, kita diskusi apa hasil kunjungan daerah yang bisa kita bawa ke Kota Kendari," jelasnya.
Dia berharap, dengan penataan kawasan pohon pinus dapat menarik lebih banyak pengunjung sekaligus memperkenalkan potensi keindahan alam Kota Lulo.
Baca juga: Puncak Wakila Muna Sulawesi Tenggara, Magnet Wisata dan Ruang Temu Pemudik di Jantung Desa Kondongia
Di Kebun Raya, terdapat berbagai macam fasilitas yang tersedia seperti Camping Ground untuk aktivitas berkemah.
Berbagai spot foto yang tidak boleh dilewatkan seperti Taman Ultrabasa, Rumah Anggrek, Taman Etnobotani, Jembatan Camping Ground, Taman Pakuli, Menara Pandang.
Selain itu, terdapat aliran sungai di depan Taman Ultrabasa yang kini disulap menjadi tempat permandian bagi pengunjung.
Kebun Raya Nanga-nanga Kendari ini dapat ditempuh dalam waktu sekira 30 menit menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat dari pusat Kota Kendari.
Tarif masuknya yaitu Rp5 ribu per orang, Rp5 ribu untuk sepeda motor, dan Rp10 ribu untuk mobil. (*)
(TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti)