Kesaksian Penumpang KA Logawa saat Tabrakan dengan Truk, Berguncang Dikira Lindas Batu
Rendy Nicko July 09, 2026 11:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, NGANJUK - Penumpang kereta api Logawa tak mengira jika kereta yang ditumpangi terlibat kecelakaan. 

Kereta api relasi Purwokerto-Ketapang tersebut terlibat kecelakaan dengan truk ekspedisi JNT dan motor di di jalur perlintasan kereta api langsung (JPL) 103 Jalan Raya Surabaya-Madiun, Desa Banaran Kulon, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, Kamis (9/7/2026) sekira pukul 14.15 WIB. 

Seorang penumpang, Muhammad Zidan (20) mengatakan saat peristiwa terjadi dia merasakan guncangan. 

Dia menganggap guncangan itu berasal dari batu yang teronggok di rel. 

Zidan duduk di gerbong nomor tiga dari lokomotif. 

Baca juga: Penyebab Kecelakaan KA Logawa Tabrak Truk di Bagor, Polres Nganjuk : Palang Pintu Telat Nutup

Dia naik KA Logawa dari Surabaya menuju Yogyakarta. 

"Saya kira guncangan itu imbas roda kereta melindas batu di rel. Saya kira ada orang iseng meletakkan batu di atas rel. Ternyata kecelakaan. Kereta juga sempat mengerem," katanya. 

Kanit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk, Ipda Wahby Irfan Izzudin menjelaskan kejadian kecelakaan bermula saat truk JNT Nopol L 9417 CL serta sepeda motor Honda Supra AG 3530 XA melintas dari arah barat ke timur.

Truk ekspedisi itu dikemudikan oleh Tabah Nur Arriski (21) warga Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun dan motor Honda Supra ditunggangi, Djamiran (64) warga Desa Mancon, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk. 

"Bersamaan muncul kereta api Logawa dari timur ke barat," jelasnya. 

Seketika, kecelakaan pun tak terhindarkan. Bodi depan truk JNT tertabrak kereta api Logawa. 

Benturan keras membuat truk JNT sampai terhempas hingga menimpa pengendara motor Honda Supra. 

Kondisi bodi depan truk ringsek parah termasuk motor Honda Supra turut mengalami kerusakan. 

"Pengemudi truk meninggal dunia dengan luka di kepala, tangan, dan kaki. Pengemudi Honda Supra mengalami luka pada kaki kanan dan tangan kanan patah," ujarnya. 

Jenazah korban meninggal dunia, yakni sopir truk, dievakuasi ke RS Bhayangkara Nganjuk.

Sementara, pengemudi motor, dilarikan ke RSUD Nganjuk untuk mendapatkan perawatan intensif. 

Ia menyatakan saat peristiwa terjadi palang pintu perlintasan telat menutup. 

Baca juga: Satlantas Polres Nganjuk Fokus Perlancar Lalu Lintas Usai Olah TKP KA Logawa vs Truk

Karena hal tersebut, truk ekspedisi JNT terus melaju hingga tertabrak kereta api Logawa. 

Benturan keras membuat truk JNT sampai terhempas hingga menimpa pengendara motor Honda Supra. 

"Identifikasi awal, kemungkinan petugas penjaga jalan lintasan telat menutup palang pintu," urainya. 

Kendati demikian, lanjut Wahby pihaknya masih melakukan penelusuran fakta insiden kecelakaan ini. 

Petugas penjaga jalan lintasan juga tengah diperiksa.

"Kami menelusuri lebih lanjut terkait fakta dalam kejadian dan memeriksa saksi. Kami turut meminta keterangan dari petugas palang pintu. Termasuk memeriksa CCTV," paparnya. 

Sementara itu, Tribun Jatim Network dapat menghimpun rekaman CCTV yang menyorot lokasi kecelakaan. 

Berdasar rekaman CCTV itu, memang terlihat palang pintu telat menutup. 

Palang pintu baru tertutup saat kereta api Logawa menghantam truk JNT. 

(Danendra Kusuma/TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.