Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah Aceh kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan memborong sembilan penghargaan pada Anugerah Adinata Syariah 2026 yang digelar di Auditorium Bank Mega, Jakarta Selatan, Senin (6/7/2026). Salah satu capaian membanggakan tersebut adalah Juara II Kategori Pariwisata Ramah Muslim, yang semakin mengukuhkan posisi Aceh sebagai destinasi unggulan wisata halal di Indonesia.
Penghargaan diterima langsung oleh Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah mewakili Gubernur Aceh, bersama delapan penghargaan lainnya yang berhasil diraih Pemerintah Aceh dalam berbagai kategori pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Dedy Yuswadi, mengatakan bahwa penghargaan di sektor Pariwisata Ramah Muslim merupakan buah dari komitmen Pemerintah Aceh dalam menghadirkan ekosistem pariwisata yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga selaras dengan nilai-nilai syariat Islam dan kearifan lokal.
“Penghargaan ini menjadi pengakuan atas kerja bersama seluruh pemangku kepentingan pariwisata di Aceh. Kami terus memperkuat kualitas destinasi, layanan, serta pengalaman wisata yang nyaman, aman, dan sesuai dengan prinsip-prinsip pariwisata ramah muslim. Capaian ini sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan daya saing pariwisata Aceh di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Dedy, Rabu (8/7/2026).
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah, pelaku industri pariwisata, komunitas, serta masyarakat yang selama ini konsisten menjaga identitas Aceh sebagai destinasi wisata berbasis budaya dan syariah.
Dedy menambahkan, penghargaan tersebut juga menjadi dorongan bagi Disbudpar Aceh untuk terus menghadirkan inovasi dalam pengembangan destinasi, penguatan kapasitas sumber daya manusia pariwisata, promosi yang lebih masif, serta peningkatan kualitas amenitas dan aksesibilitas bagi wisatawan.
Baca juga: Wagub Aceh Fadhlullah Bantu Pemulangan Jenazah Warga Pidie dari Malaysia
Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh H Fadhlullah menyampaikan bahwa seluruh penghargaan yang diraih merupakan hasil kerja keras seluruh elemen masyarakat Aceh. “Sembilan penghargaan yang kita bawa pulang malam ini adalah hasil kerja keras seluruh masyarakat Aceh. Ini bukan sekadar pencapaian seremonial, melainkan sebuah amanah besar untuk terus menghadirkan inovasi ekonomi syariah yang berdampak langsung pada kesejahteraan umat,” ujar Fadhlullah.
Pada Anugerah Adinata Syariah 2026, Aceh berhasil meraih sembilan penghargaan, yakni Juara I Kategori Inklusi Keuangan Syariah di Lingkungan Pemerintah Daerah, Juara II Kategori Literasi Ekonomi dan Keuangan Syariah, Juara II Kategori Pariwisata Ramah Muslim, Juara II Kategori Inkubasi Bisnis Usaha Syariah, Juara III Kategori Inovasi Ekonomi dan Keuangan Syariah, Juara III Kategori Rencana Aksi Daerah, Juara IV Kategori Keuangan Mikro Syariah, Juara IV Kategori Ekonomi Pesantren, serta Juara V Kategori Zona Kuliner Halal, Aman, Sehat (KHAS).
Prestasi tersebut semakin mempertegas posisi Aceh sebagai salah satu provinsi yang konsisten mengintegrasikan pengembangan ekonomi syariah dengan sektor pariwisata. Melalui konsep Pariwisata Ramah Muslim yang terus diperkuat, Pemerintah Aceh optimistis mampu meningkatkan daya tarik destinasi sekaligus memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.(*)