Menurut jurnalis Abraham Romero (melalui kanal YouTube Ramon Alvarez), Real Madrid tidak memiliki niat untuk meningkatkan tawaran perpanjangan kontrak mereka saat ini kepada Vinicius Jr., dan tetap teguh pada posisi struktural yang telah mereka tetapkan sebelum dimulainya Piala Dunia.
Negosiasi yang sedang berlangsung antara raksasa ibu kota Spanyol dan pemain sayap bintang mereka mengalami kebuntuan finansial yang signifikan, meninggalkan masa depan jangka panjang sang pemain di Santiago Bernabéu dalam ketidakpastian.
Inti dari kebuntuan kontraktual ini terletak pada perbedaan besar dalam penilaian antara kedua pihak. Manajemen Real Madrid telah mengajukan paket perpanjangan resmi senilai €20 juta bersih per musim, yang merupakan peningkatan dari gajinya saat ini sebesar €17 juta.
Namun, perwakilan Vinicius meminta paket gaji yang lebih mendekati €30 juta, dengan alasan bahwa nilai komersial besar serta kontribusi sang penyerang asal Brasil di lapangan pantas menempatkannya di puncak struktur gaji klub.
Real Madrid tetap bersikeras mempertahankan sikap mereka.
Selain itu, pihak Vinicius juga menuntut adanya bonus perpanjangan kontrak untuk sang pemain – sesuatu yang sangat ditentang oleh Real Madrid.
Alih-alih menuruti permintaan gaji yang tinggi tersebut, presiden klub Florentino Perez tetap memegang posisi tegas dan tidak goyah.
Dewan klub tidak akan mengorbankan struktur gaji yang ketat, bahkan untuk pemain sekelas Vinicius. Sikap ini tetap konsisten meskipun pemain berusia 25 tahun itu tampil impresif bersama tim nasional Brasil di Piala Dunia.
Pendekatan tegas ini sepenuhnya mencerminkan strategi yang digunakan Real Madrid sebelum turnamen, menunjukkan bahwa dewan klub benar-benar siap mempertahankan pendirian mereka terlepas dari tekanan pasar luar.
Pertemuan antara Perez dan Vinicius dijadwalkan akan berlangsung dalam beberapa minggu mendatang untuk membahas masalah ini. Kedua pihak ingin melanjutkan kerja sama mereka, tetapi masing-masing enggan mengubah posisi saat ini, menciptakan situasi yang rumit.
Dari sudut pandang Real Madrid, tawaran €20 juta dianggap sangat kompetitif dan mencerminkan penghormatan terhadap status elit Vinicius di dalam skuad.
Namun, jika pihak sang pemain tetap bersikeras pada angka €30 juta, kebuntuan administratif ini bisa dengan cepat berubah menjadi saga besar yang berpotensi menentukan arah musim bagi klub.