Prancis melangkah dengan mantap ke semifinal Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan tim Maroko yang tangguh di Boston pada Kamis malam. Seperti yang sudah sering terjadi, Kylian Mbappe menjadi tokoh utama, menebus kegagalannya mengeksekusi penalti di babak pertama dengan mencetak gol indah dan memberikan assist bagi Ousmane Dembele ketika Les Bleus meraih kemenangan nyaman 2-0.
Pasukan Didier Deschamps mendominasi jalannya babak pertama, namun peluang emas untuk unggul disia-siakan oleh pemain andalan mereka. Sementara itu, Maroko hampir tidak menciptakan ancaman berarti di kotak penalti lawan. Baru empat menit berjalan ketika tembakan rendah Mbappe sedikit melebar setelah dibelokkan, dan sundulan jarak dekat Dayot Upamecano berhasil ditepis dari hasil sepak pojok yang sama.
Momen paling menegangkan di babak pertama terjadi ketika Mbappe menipu Noussair Mazraoui dengan gerakan step-over di area penalti dan dijatuhkan oleh bek Manchester United tersebut. Namun setelah peninjauan VAR selama tiga menit, bintang utama Prancis itu gagal memanfaatkan kesempatan tersebut, menendang bola dengan lemah ke pelukan kiper Bono.
Les Bleus sempat dua kali mengancam dari luar kotak penalti sebelum jeda. Pertama, Ayyoub Bouaddi kehilangan bola dan Desire Doue memanfaatkannya untuk memaksa Bono melakukan penyelamatan, sebelum tendangan melengkung Lucas Digne membentur mistar gawang di waktu tambahan.
Babak kedua berjalan dengan pola yang hampir sama, namun Prancis akhirnya mengambil alih kendali pertandingan dalam rentang enam menit. Mbappe menebus kesalahannya di menit ke-60, menemukan ruang di dalam kotak dan melepaskan tembakan terukur yang tak mampu dihentikan kiper. Tak lama kemudian, ia menjadi penyedia assist dengan memberikan umpan kepada Dembele, yang menusuk ke depan dan melepaskan tembakan rendah melewati pergelangan tangan Bono yang lemah.
Maroko baru mampu menguji Mike Maignan di sepuluh menit terakhir, namun kiper AC Milan itu berhasil menepis tendangan keras Azzedine Ounahi dari tepi kotak penalti.
Berikut penilaian pemain Prancis oleh GOAL dari laga di Boston saat mereka melaju untuk menghadapi Belgia atau Spanyol di semifinal Piala Dunia...
Kiper & Pertahanan
Mike Maignan (6/10):
Nyaris tidak tersentuh sepanjang laga karena Maroko gagal menguji ketangguhannya. Tetap fokus untuk melakukan penyelamatan di akhir pertandingan.
Jules Kounde (7/10):
Banyak menguasai bola dan membuat lawan kesulitan menembus sisi pertahanannya.
Dayot Upamecano (6/10):
Seharusnya bisa memanfaatkan sundulan awal dengan lebih baik. Sempat salah mengantisipasi bola hingga mengenai bagian atas gawangnya sendiri. Tidak banyak mendapat ujian di lini belakang.
William Saliba (6/10):
Seperti biasa tampil tenang dan akurat dalam distribusi bola. Tidak menghadapi banyak tekanan.
Lucas Digne (7/10):
Sering maju membantu serangan dan hampir mencetak gol lewat tendangan jarak jauh yang membentur mistar. Harus bekerja keras menghadapi Brahim Diaz.
Gelandang
Manu Kone (7/10):
Melakukan beberapa intersepsi penting di awal laga. Penampilan solid.
Adrien Rabiot (6/10):
Menjalankan tugas bertahan dengan baik dan cukup rapi dalam mengoper bola, meski kontribusi ofensifnya terbatas.
Michael Olise (7/10):
Sering menjadi pemicu kecepatan permainan Prancis, menunjukkan kelincahan dan kemampuan teknik luar biasa.
Penyerang
Ousmane Dembele (7/10):
Awalnya tidak terlalu menonjol, namun kemudian muncul di tengah dan mencetak gol dengan tembakan rendah yang akurat.
Kylian Mbappe (8/10):
Hampir mencetak gol di lima menit pertama. Penalti yang gagal dieksekusi dengan buruk, tetapi menebusnya dengan penyelesaian fantastis dan assist sederhana untuk Dembele.
Desire Doue (7/10):
Lari agresifnya hampir menghasilkan gol. Kerja kerasnya membuahkan assist bagi Mbappe.
Pemain Pengganti & Pelatih
Warren Zaire-Emery (6/10):
Memberikan tambahan energi pada tekanan tinggi Prancis.
Jean-Philippe Mateta (6/10):
Tidak banyak berkontribusi dalam waktu singkatnya di lapangan. Gagal memanfaatkan satu peluang sundulan dan tembakannya juga dapat diselamatkan.
Bradley Barcola (6/10):
Membuat beberapa pergerakan berbahaya menghadapi bek lawan yang kelelahan dan memaksa penyelamatan di akhir laga.
Malo Gusto (N/A):
Masuk di menit-menit akhir untuk menggantikan Kounde.
Didier Deschamps (7/10):
Penampilan timnya mungkin tidak sepenuhnya menawan, tetapi mereka menyelesaikan tugas dengan efektif. Pada tahap ini, hasil akhir jauh lebih penting daripada gaya permainan.