Diduga Epilepsi Kambuh, Edi Ditemukan Tak Bernyawa di Aliran Sungai, Motor Jatuh ke Gorong-Gorong
Ida Ayu Suryantini Putri July 10, 2026 07:37 AM

 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Perjalanan Wayan Edi Parwata (35), warga Banjar Anggarkasih, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, berakhir tragis.

Pria yang diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi itu ditemukan meninggal dunia di aliran sungai pada Kamis, (9/7) siang. Ia diduga mengalami kecelakaan tunggal saat mengendarai sepeda motor.

Korban diduga kehilangan kendali ketika penyakit epilepsi yang dideritanya kambuh di tengah perjalanan.

Baca juga: NMAX Baru Masuk Kolong Pikap, Kecelakaan Beruntun Libatkan Empat Kendaraan di Tampaksiring

Akibatnya, sepeda motor yang dikendarainya diduga terjatuh ke dalam gorong-gorong, sementara tubuh korban terbawa arus hingga ratusan meter dari lokasi kejadian.

Peristiwa tersebut baru diketahui sekitar pukul 12.30 Wita. Saat itu, warga yang melintas di Jalan Banjar Anggarkasih dibuat curiga setelah melihat sebuah sepeda motor Yamaha Jupiter MX bernomor polisi DK 4731 KI berada di dalam gorong-gorong.

Temuan itu segera dilaporkan kepada aparat Desa Medahan. Laporan kemudian diteruskan ke Polsek Blahbatuh dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

Tak lama berselang, personel kepolisian, BPBD, aparat desa, relawan, dan warga setempat bergerak melakukan pencarian. Mereka menyisir saluran gorong-gorong hingga mengikuti aliran sungai yang berada di hilir. 

Baca juga: Viral Disebut Lawan Arus, Polisi Ungkap Fakta Kecelakaan Maut di Traffic Light Buagan Denpasar Bali

Penyisiran dilakukan sejauh kurang lebih 500 meter dari lokasi ditemukannya sepeda motor.

Setelah hampir satu setengah jam melakukan pencarian, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 13.50 Wita di kawasan Subak Celuk.

Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Petugas kemudian mengevakuasi jasad korban menggunakan ambulans PMI Kabupaten Gianyar sebelum dibawa ke RSUD Sanjiwani Gianyar untuk menjalani pemeriksaan medis dan visum.

Kepala Desa Medahan, I Wayan Buana mengatakan, pihak keluarga telah menyampaikan bahwa korban memang memiliki riwayat penyakit epilepsi.

Dugaan sementara, penyakit tersebut kambuh saat korban sedang mengendarai sepeda motor sehingga mengakibatkan kecelakaan yang tidak diketahui warga.

"Korban memang memiliki riwayat epilepsi. Kemungkinan saat dalam perjalanan penyakitnya kambuh sehingga masyarakat tidak mengetahui kejadian tersebut."

"Sekitar pukul setengah satu siang baru ada warga yang menemukan sepeda motornya berada di bawah gorong-gorong. Dari situ kami langsung berkoordinasi dengan Polsek dan BPBD hingga akhirnya korban ditemukan di aliran sungai," ujarnya. 

Sementara itu, Kapolsek Blahbatuh, Kompol Luh Putu Sri Sumartini, mengatakan pihaknya langsung merespons laporan masyarakat mengenai dugaan seorang pengendara sepeda motor yang terjatuh ke aliran sungai.

"Kami menerima laporan dari masyarakat bahwa ada seorang warga diduga terjatuh bersama sepeda motornya. Personel Polsek bersama warga dan BPBD melakukan penyusuran sepanjang kurang lebih 500 meter hingga akhirnya menemukan jasad korban."

"Selanjutnya korban dievakuasi ke RSUD Sanjiwani Gianyar untuk dilakukan pemeriksaan dan visum. Dugaan sementara merupakan kecelakaan lalu lintas tunggal, namun penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kejadian," jelasnya.

Hingga Kamis sore, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi serta penyebab pasti insiden tersebut.

Meski keluarga menyebut korban memiliki riwayat epilepsi, aparat tetap melakukan serangkaian pemeriksaan guna memastikan seluruh fakta di lapangan. (*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.