Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Enam koper lebih dulu diamankan dari Polresta Solo sebelum Bupati Sukoharjo Etik Suryani dibawa keluar usai menjalani pemeriksaan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (10/7/2026) pagi.
Pantauan TribunSolo.com, tiga orang petugas yang bukan berasal dari Polresta Solo terlihat hilir mudik di area Mapolresta Solo.
Mereka mengenakan tanda pengenal Mabes Polri dan membawa koper troli besar berwarna hijau.
Secara keseluruhan, terdapat enam koper yang dibawa keluar dari area Polresta Solo.
Saat itu, pemeriksaan terhadap Etik masih berlangsung.
Sejak Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 23.00 WIB hingga Jumat subuh, aktivitas pemeriksaan terus dilakukan.
Hingga saat itu, Polresta Solo juga belum memberikan keterangan resmi terkait rangkaian kegiatan tersebut.
Setelah menjalani pemeriksaan selama kurang lebih delapan jam, Etik akhirnya keluar dari lantai dua Polresta Solo sekitar pukul 05.42 WIB.
Ia mengenakan kemeja putih yang dipadukan dengan rompi hitam.
Etik berjalan menuju lobi didampingi dua petugas, salah satunya seorang perempuan yang terus memegang tangannya.
Baca juga: Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Etik Suryani Diperiksa 8 Jam di Polresta Solo
Selanjutnya, ia diarahkan naik ke bus kecil berwarna biru yang telah menunggu di depan Mapolresta Solo.
Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan bahwa lembaganya melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Sukoharjo Etik Suryani. (*)