Oleh: Bruder Pio Hayon SVD
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan Katolik hari Jumat 10 Juli 2026.
Tema renungan katolik hari Jumat "Ke tengah serigala”.
Renungan katolik hari Jumat disiapkan untuk hari biasa pekan XIV.
Bacaan hari Hos 14:2-10; Mzm 51:3-4.8-9.12-13.14.17; Mat 10:16-23 dan BcO Ams 15:8-30; 16:1-9.
Baca juga: Renungan Katolik Jumat 10 Juli 2026, Tetap Bertahan dan Setia Sampai Akhir
Bawalah sertamu kata-kata penyesalan, dan bertobatlah kepada TUHAN! Katakanlah kepada-Nya: "Ampunilah segala kesalahan, sehingga kami mendapat yang baik, maka kami akan mempersembahkan pengakuan kami."
Asyur tidak dapat menyelamatkan kami; kami tidak mau mengendarai kuda, dan kami tidak akan berkata lagi: Ya, Allah kami! kepada buatan tangan kami. Karena Engkau menyayangi anak yatim.
Aku akan memulihkan mereka dari penyelewengan, Aku akan mengasihi mereka dengan sukarela, sebab murka-Ku telah surut dari pada mereka.
Aku akan seperti embun bagi Israel, maka ia akan berbunga seperti bunga bakung dan akan menjulurkan akar-akarnya seperti pohon hawar.
Ranting-rantingnya akan merambak, semaraknya akan seperti pohon zaitun dan berbau harum seperti yang di Libanon.
Mereka akan kembali dan diam dalam naungan-Ku dan tumbuh seperti gandum; mereka akan berkembang seperti pohon anggur, yang termasyhur seperti anggur Libanon.
Efraim, apakah lagi sangkut paut-Ku dengan berhala-berhala? Akulah yang menjawab dan memperhatikan engkau! Aku ini seperti pohon sanobar yang menghijau, dari pada-Ku engkau mendapat buah.
Siapa yang bijaksana, biarlah ia memahami semuanya ini; siapa yang paham, biarlah ia mengetahuinya; sebab jalan-jalan TUHAN adalah lurus, dan orang benar menempuhnya, tetapi pemberontak tergelincir di situ.
Mazmur Tanggapan: Mzm 51:3-4.8-9.12-13.14.17
Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku senantiasa bergumul dengan dosaku.
Terhadap Engkau, terhadap Engkau sajalah aku telah berdosa dan melakukan apa yang Kauanggap jahat, supaya ternyata Engkau adil dalam putusan-Mu, bersih dalam penghukuman-Mu.
Biarlah aku mendengar kegirangan dan sukacita, biarlah tulang yang Kauremukkan bersorak-sorak kembali!
Sembunyikanlah wajah-Mu terhadap dosaku, hapuskanlah segala kesalahanku!
Bangkitkanlah kembali padaku kegirangan karena selamat yang dari pada-Mu, dan lengkapilah aku dengan roh yang rela!
Maka aku akan mengajarkan jalan-Mu kepada orang-orang yang melakukan pelanggaran, supaya orang-orang berdosa berbalik kepada-Mu.
Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.
Bait Pengantar Injil:
P: Alleluia
U: Alleluia
Bacaan Injil Katolik:Mat 10:16-23
P: Inilah Injil Yesus Kristus karangan Matius
U: Dimuliakanlah Tuhan
"Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.
Tetapi waspadalah terhadap semua orang; karena ada yang akan menyerahkan kamu kepada majelis agama dan mereka akan menyesah kamu di rumah ibadatnya.
Dan karena Aku, kamu akan digiring ke muka penguasa-penguasa dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal Allah.
Apabila mereka menyerahkan kamu, janganlah kamu kuatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan, karena semuanya itu akan dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga.
Karena bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu.
Orang akan menyerahkan saudaranya untuk dibunuh, demikian juga seorang ayah akan anaknya. Dan anak-anak akan memberontak terhadap orang tuanya dan akan membunuh mereka.
Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.
Apabila mereka menganiaya kamu dalam kota yang satu, larilah ke kota yang lain; karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sebelum kamu selesai mengunjungi kota-kota Israel, Anak Manusia sudah datang."
P: Demikianlah Injil Tuhan
U: Terpujilah Kristus
Renungan Harian Katolik
"Ke tengah serigala”
Saudara-saudari terkasih dalam Kristus,
Salam damai dan sukacita bagi kita semua. Menjadi murid Kristus berarti siap diutus ke tengah dunia yang tidak selalu ramah. Bacaan hari ini menyingkapkan kasih Allah yang mengundang umat untuk bertobat, sementara Injil menegaskan bahwa perutusan murid Yesus tidak bebas dari tantangan. Tema “Ke tengah serigala” mengingatkan kita bahwa panggilan Kristiani menuntut keberanian, kebijaksanaan, dan kesetiaan.
Saudara-saudari terkasih.
Bacaan kitab Nabis Hosea ini (Hos. 14:2-10) berkisah tentang Nabi Hosea yang menyerukan pertobatan dengan janji bahwa Allah akan memulihkan umat yang kembali kepada-Nya. Kasih Allah digambarkan seperti embun yang menyuburkan, memberi kehidupan baru bagi bangsa yang mau bertobat. Sedangkan dalam Injil (Mat. 10:16-23) Yesus mengingatkan para murid bahwa mereka diutus “seperti domba ke tengah serigala.” Mereka harus cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati. Perutusan ini penuh risiko: ada penolakan, penganiayaan, bahkan ancaman hidup. Namun, Yesus menegaskan bahwa Roh Kudus akan menyertai mereka. Refleksi kita adalah “Pertobatan”: Hosea menekankan bahwa Allah selalu siap memulihkan umat yang kembali kepada-Nya. Pertobatan bukan sekadar meninggalkan dosa, tetapi membuka diri pada kasih Allah yang menyuburkan hidup. “Perutusan penuh tantangan”: Injil menegaskan bahwa menjadi murid Kristus berarti siap menghadapi dunia yang keras. “Ke tengah serigala” adalah gambaran nyata bahwa iman kita akan diuji. Namun, tantangan bukan alasan untuk mundur, melainkan kesempatan untuk bersaksi. “Kebijaksanaan dan ketulusan”: Yesus mengajarkan keseimbangan: cerdik seperti ular, tulus seperti merpati. Artinya, kita perlu bijak menghadapi situasi sulit, tetapi tetap menjaga hati yang murni. Dengan demikian, kesaksian kita menjadi otentik dan berdaya ubah.
Saudara-saudari terkasih,
Pesan untuk kita, pertama, pertobatan membuka jalan bagi kasih Allah yang menyuburkan hidup. Kedua, menjadi murid Kristus berarti siap menghadapi tantangan dunia. Ketiga, kebijaksanaan dan ketulusan adalah senjata dalam mewartakan Injil. Tuhan memberkati kita. (Sumber: iman katolik.or.id/www.renunganpkarmcse.com/adiutami.com/kgg).