BANGKAPOS.COM - Pertandingan super big match sesama raksasa Eropa akan tersaji di babak 8 besar Piala Dunia 2026.
Spanyol akan ditantang oleh Belgia dalam perebutan tiket bergengsi menuju babak semifinal pada Sabtu, 11 Juli 2026 pukul 02.00 WIB (dini hari).
Berikut adalah analisis mendalam mengenai head-to-head, perkiraan susunan pemain, serta prediksi skor pertandingan.
Baca juga: Jadwal Lengkap 8 Besar, 4 Besar hingga Final Piala Dunia 2026
Pertemuan antara Spanyol (La Furia Roja) dan Belgia (De Rode Duivels) selalu menyajikan tontonan berkelas tinggi dengan intensitas taktis yang luar biasa. Secara historis, Spanyol memiliki catatan yang lebih dominan, namun generasi baru Belgia selalu memiliki potensi besar untuk mengejutkan.
Rekor Pertemuan Terakhir:
16/10/2018: Belgia 1 – 1 Spanyol (Persahabatan Internasional)
02/09/2016: Belgia 0 – 2 Spanyol (Persahabatan Internasional)
06/09/2009: Spanyol 5 – 0 Belgia (Kualifikasi Piala Dunia)
16/10/2008: Belgia 1 – 2 Spanyol (Kualifikasi Piala Dunia)
Meskipun rekor lawas berpihak pada Spanyol, duel di fase sekrusial perempat final Piala Dunia ini dipastikan akan berjalan jauh lebih ketat karena kedua tim berada dalam kondisi mental terbaiknya.
Perkiraan Susunan Pemain (Line-Up)
Luis de la Fuente diprediksi akan mempertahankan gaya penguasaan bola dominan dengan memanfaatkan kecepatan dua sayap mudanya. Sementara Domenico Tedesco akan mengandalkan serangan balik cepat yang presisi dari lini tengah.
Spanyol (4-3-3)
Kiper: Unai Simón
Bek: Dani Carvajal, Robin Le Normand, Aymeric Laporte, Alejandro Grimaldo
Gelandang: Rodri, Pedri, Fabián Ruiz
Penyerang: Lamine Yamal, Nico Williams, Álvaro Morata
Pelatih: Luis de la Fuente
Belgia (4-2-3-1)
Kiper: Koen Casteels
Bek: Timothy Castagne, Wout Faes, Zeno Debast, Arthur Theate
Gelandang Bertahan: Amadou Onana, Youri Tielemans
Gelandang Serang: Dodi Lukebakio, Kevin De Bruyne, Jérémy Doku
Penyerang: Loïs Openda
Pelatih: Domenico Tedesco
Spanyol akan langsung berupaya mengambil kendali ritme permainan lewat sirkulasi bola pendek rapat yang dikomandoi oleh Rodri dan Pedri. Sisi sayap yang dihuni Lamine Yamal dan Nico Williams akan menjadi motor utama pembongkar kerapatan bek sayap Belgia. Spanyol diunggulkan berkat kolektivitas dinamis mereka yang sangat cair di sepertiga akhir lapangan.
Namun, Belgia memiliki senjata mematikan yang bisa menghukum gaya bermain menekan Spanyol. Visi jenius Kevin De Bruyne dipadukan dengan akselerasi meledak-ledak Jérémy Doku dari sisi kiri merupakan kombinasi transisi menyerang yang sangat berbahaya. Jika lini belakang Spanyol terlambat turun saat kehilangan bola, penyerang tajam sekelas Loïs Openda siap memanfaatkan ruang kosong tersebut dengan instan.
Prediksi Skor Akhir: Spanyol 2 – 1 Belgia
Benteng kokoh Spanyol yang belum kebobolan satu gol pun, akan diuji menghadapi agresivitas Belgia di perempat final Piala Dunia 2026, Kamis (9/7/2026).
Adu gengsi sekaligus laga hidup mati tersebut akan tersaji pada Sabtu (11/7/2026) pukul 02.00 wib di Stadion SoFi, Los Angeles Amerika Serikat.
Dalam perjalanan menuju perempat final, Spanyol melaju setelah mendepak Portugal dengan skor tipis 1-0 di babak 16 besar lewat gol dramatis Mikel Merino pada menit ke-90+1.
Kini Spanyol mengandalkan penguasaan bola rapi dan pertahanan baja yang dikawal Unai Simon, serta bintang muda FC Barcelona Pau Cubarsi
Alhasil La Furia Roja pun, tampil luar biasa solid dan belum kebobolan satu gol pun sepanjang turnamen.
"Spanyol tampil spartan, mereka step by step terus melangkah. Namun tentunya untuk terus melaju juga ada catatan, mereka memperbaiki kekurangan mereka dari pengisian grup," ujar Pelatih Sekolah Sepak Bola Babel Jaya Bachtiar Hamid dalam Podcast Bangka Pos Selebrasi Lokal.
Disisi lain Belgia lolos dengan meyakinkan, setelah menggulung tim tuan rumah Amerika Serikat dengan skor telak 4-1.
Dalam laga tersebut Charles De Ketelaere mencetak dua gol, dilengkapi gol dari Hans Vanaken dan Romelu Lukaku.
Kekuatan utama Spanyol bertumpu pada agresivitas dua sayap muda, Lamine Yamal dan Nico Williams.
Namun Pelatih Belgia, Rudi Garcia, diprediksi akan mempersempit jarak gelandang dan bek, dengan formasi konservatif 4-4-2 atau 4-3-3 untuk meredam tusukan Spanyol.
Romelu Lukaku tetap menjadi ancaman nyata bagi lini belakang Spanyol meskipun kerap memulai laga dari bangku cadangan pada turnamen ini.
Di sisi lain, kiper Belgia Thibaut Courtois memuji ketenangan Spanyol tetapi menegaskan timnya siap membuat kejutan besar.
"Belgia juga mempunyai kekuatan yang di atas kertas, lebih dominan dengan tim-tim yang lain. Lukaku juga punya kekuatan fisik yang luar biasa, Lukaku ini pemain dengan jam terbangnya luar biasa dan juga termasuk striker yang haus gol," bebernya.
Bachtiar Hamid pun memprediksi laga nanti, akan berjalan dengan sengit demi mencari gol kemenangan untuk lolos ke semi final Piala Dunia 2026
"Saya rasa skor selisih tidak lebih dari 2, bisa cuma 1-0 atau 2-1 boleh. Bisa potensi itu seri, kalau tendangan adu penalti maka potensi menang Spanyol tipis 55-45," ungkapnya.
(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy/Evan Saputra)