Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap seorang penumpang KMP Batumandi yang diduga terjatuh ke laut di perairan sekitar Pulau Panjurit, Kabupaten Lampung Selatan.
Baca juga: Kronologi Terungkapnya Pengiriman Senpi Rakitan Lewat Travel dari Lampung ke Cikarang
Upaya pencarian terus dilakukan setelah kejadian yang terjadi saat kapal bersiap sandar di Pelabuhan Bakauheni, Kamis (9/7/2026) dini hari.
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Windy Andale, mengatakan proses pencarian melibatkan sejumlah instansi terkait yang berkoordinasi untuk menangani kejadian tersebut sesuai prosedur yang berlaku.
Sebelumnya, seorang penumpang perempuan bernama Zora Panasea Martauli Ompusunggu (19), warga Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, diduga terjatuh ke laut dari KMP Batumandi saat kapal berada di perairan sekitar Pelabuhan Bakauheni.
Windy menjelaskan, kejadian tersebut diketahui setelah penumpang yang bersangkutan tidak kembali ke kendaraannya usai pengumuman persiapan sandar disampaikan kepada seluruh penumpang kapal.
"Berdasarkan laporan awal dari awak kapal, penumpang tersebut tidak kembali ke kendaraannya setelah pengumuman persiapan sandar. Awak kapal kemudian melakukan pemanggilan melalui pengeras suara sebanyak lima kali," ujar Windy dalam keterangan resminya, Kamis (9/7/2026).
Setelah tidak mendapat respons, awak kapal melakukan penyisiran di seluruh area kapal. Dalam pencarian awal tersebut, petugas menemukan barang-barang milik penumpang di area tangga menuju Dek Kendaraan 1.
Menindaklanjuti laporan itu, nakhoda KMP Batumandi kemudian berkoordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Basarnas, serta sejumlah instansi terkait untuk melakukan pencarian dan penanganan lebih lanjut.
ASDP juga memastikan terus melakukan koordinasi dengan keluarga penumpang serta memberikan pendampingan selama proses penanganan berlangsung.
"ASDP akan menyampaikan perkembangan informasi secara resmi berdasarkan hasil verifikasi dan penanganan di lapangan. Perusahaan berkomitmen mendukung penuh proses yang dilakukan instansi berwenang serta memastikan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan berjalan optimal," kata Windy.
Hingga Kamis siang, pencarian terhadap korban masih berlangsung. Tim gabungan terus melakukan upaya pencarian sesuai dengan prosedur penanganan kejadian di laut.
(Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus)