Kemajuan Veda Tak Bisa Dibantah Manajer Honda Team Asia Jelang Moto3 Jerman 2026
Agung Kurniawan July 10, 2026 11:33 AM

HONDA TEAM ASIA
Veda Ega Pratama berdama Hiroshi Aoyama (kiri) di sela-sela kualifikasi Moto3 Belanda 2026 di Sirkuit Assen, Belanda, Sabtu (27/6/2026).

BOLASPORT.COM - Sebagai manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama berharap Veda Ega Pratama bisa membuat kemajuan pada Moto3 Jerman 2026 saat timnya pincang.

Kekuatan Honda Team Asia dipastikan berkurang pada akhir pekan ini dalam seri Moto3 Jerman 2026 di Sachsenring dengan hanya mengandalkan Veda Ega Pratama seorang.

Rider asal Gunungkidul, Yogyakarta itu menjadi satu-satunya harapan saat rekan setimnya Zen Mitani harus menepi untuk menjalani masa pemulihan cedera.

Pembalap Jepang itu harus melewatkan seri ke-10 dalam kalender Moto3 2026 ini karena mengalami cedera patah pergelangan tangan pada GP Belanda 2 pekan lalu.

Misi kebangkitan tentunya diusung Veda pada Moto3 Jerman 2026 setelah dia datang dari hasil kurang memuaskan ketika mengaspal di Sirkuit Assen, Belanda.

Sempat memimpin balapan di urutan 1, pembalap berusia 17 tahun itu harus mengakhiri perjuangannya lebih dini karena mengalami crash.

Melihat fakta bahwa Sachenring merupakan salah satu lintasan favorit Veda tentunya menghadirkan asa tersendiri bagi Hiroshi Aoyama selaku manajer tim.

Meski demikian, pria asal Jepang itu mengingatkan bahwa lintasan sepanjang 3,67 kilometer ini akan menjadi lintasan yang menantang bagi Veda.

"Kini kami menuju Grand Prix Jerman di Sachsenring, sebuah sirkuit yang sangat istimewa," kata Aoyama, melalui siaran Honda Team Asia.

"Sirkuit ini memiliki banyak perubahan ketinggian serta kombinasi unik antara tikungan lambat, sedang, dan cepat, dengan jumlah tikungan ke arah kiri yang cukup banyak."

"Ini adalah salah satu lintasan paling khas dalam kalender balap dan selalu menghadirkan tantangan besar bagi para pembalap," tuturnya menambahkan.

Dalam kesempatan yang sama, Aoyama menyayangkan situasi timnya yang pincang dalam balapan ini di mana dia berharap Mitani bisa pulih secepatnya.

"Sayangnya, Zen tidak dalam kondisi fit untuk balapan akhir pekan ini akibat cedera yang dialaminya di Assen," ucap Aoyama.

"Saat ini dia fokus pada pemulihannya; tentu saja kami semua mendoakan yang terbaik baginya dan berharap dapat melihatnya kembali secepat mungkin," imbuhnya.

Terlepas dari fakta kepincangan yang terjadi ini, Aoyama juga memberikan apresiasi dan pengakuan terhadap kinerja Veda setidaknya hingga dia merampungkan 10 balapan Moto3 2026.

Bagaimana tidak? Veda dianggap berhasil menciptakan kemajuan dari balapan ke balapan yang dia jalani dengan statusnya sebagai rookie atau pendatang baru.

Pengakuan Aoyama itu bukan isapan jempol semata karena Veda telah membukukan 2 podium.

Tak ayal, Veda pun diharapkan kembali bisa membuat kemajuan di Sachsenring, sebuah sirkuit yang karakteristiknya sudah dia kenali sebelumnya.

'Veda sudah pernah menjajal sirkuit ini sebelumnya dan terus menunjukkan kemajuan di setiap akhir pekan balapan," ucap Aoyama.

"Kami telah melihat peningkatan yang baik sepanjang musim ini, dan kami yakin dapat mempertahankan tren positif tersebut pada akhir pekan ini."

"Seperti biasa, kami akan mengerahkan upaya maksimal dan berusaha meraih hasil terbaik di Jerman," imbuhnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.