5 Bangunan Ikonik di Gorontalo "Buah Tangan" Mendiang Rachmat Gobel
Fadri Kidjab July 10, 2026 11:00 AM

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Anggota DPR RI asal Gorontalo sekaligus pemimpin Gobel Group, Rachmat Gobel, dilaporkan wafat di Rumah Sakit Brawijaya Tebet, Jakarta Selatan, pada Jumat (10/7/2026) sekira pukul 03.20 WIB.

Kepergian mantan Menteri Perdagangan sekaligus Wakil Ketua DPR RI periode 2019–2024 ini meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Gorontalo. 

Sepanjang kiprahnya sebagai wakil rakyat dan pengusaha nasional, Rachmat Gobel dikenal sangat berkomitmen dalam memajukan daerah pemilihannya.

Salah satu warisan nyata yang ditinggalkannya adalah sejumlah pembangunan, penataan, dan revitalisasi infrastruktur yang kini menjelma menjadi ikon daerah.

Setidaknya terdapat lima bangunan ikonik di Gorontalo yang menjadi "buah tangan" hasil perjuangan aspirasi Rachmat Gobel untuk masyarakat.

1. Revitalisasi Menara Keagungan Limboto

Menara Keagungan Limboto
Menara Keagungan Limboto, Kabupaten Gorontalo, tampak dari halaman parkiran Masjid Agung Baiturrahman Limboto (TribunGorontalo.com)

Menara Limboto merupakan salah satu landmark paling terkenal di Jalan Achmad A Wahab, Kelurahan Kayubulan, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Di bawah dorongan dan kawalan aspirasi dari Rachmat Gobel, menara ini mendapatkan sentuhan revitalisasi besar-besaran.

Penataan kembali kawasan bangunan yang mirip Menara Menara Eiffel ini bertujuan untuk mempercantik estetika Kota Limboto. Menjadikannya sebagai pusat kegiatan budaya dan destinasi wisata unggulan yang modern.

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi mengungkap peran besar Anggota DPR RI asal Gorontalo, Rachmat Gobel dalam pengembangan kawasan Taman Menara Pakaya di Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Tak hanya itu, Pengusaha Nasional sekaligus Chairman Gobel Group itu memperbaiki objek wisata Pentadio Resort.

Saat ini, kawasan menara Limboto ketambahan ikon unik berupa videotron 360 sedanglan kawasan Pentadio Resort ada kucing viral.

Ratusan hingga ribuan orang mengunjungi lokasi tersebut tiap harinya.

Kawasan Menara Limboto sudah berkembang menjadi ruang publik dan destinasi wisata ramah anak di Kabupaten Gorontalo.

Sofyan menegaskan, kehadiran kawasan tersebut tidak lepas dari gagasan dan bantuan Rachmat Gobel yang sejak awal mendorong agar daerah memiliki ruang publik yang bisa dinikmati masyarakat, khususnya anak-anak.

“Semua ini berawal dari gagasan Pak Rachmat Gobel. Beliau memberikan perhatian besar terhadap pengembangan wisata dan ruang publik di daerah ini,” kata Sofyan kepada wartawan TribunGorontalo.com.

Dirinya menambahkan, perhatian Rachmat Gobel terhadap pembangunan ruang terbuka di Gorontalo bukan hanya sekadar konsep, tetapi sudah diwujudkan dalam bentuk fasilitas yang kini mulai dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Beliau yang mendorong agar ini benar-benar jadi ruang publik untuk masyarakat. Dan hari ini kita lihat hasilnya sudah mulai dinikmati warga,” ujarnya.

2. Videotron 360 Derajat

TAMAN MENARA – Suasana pengunjung di Taman Menara Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Senin (22/6/2026). (Sumber: TribunGorontalo.com/Fajri A Kidjab)
VIDEOTRON – Suasana pengunjung di kawasan Taman Menara Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Senin (22/6/2026). (Sumber: TribunGorontalo.com/Fajri A Kidjab) 

Wahana infrastruktur visual ini terletak di lokasi yang sangat strategis, yaitu di kawasan Menara Keagungan Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Pembangunan videotron ini melibatkan pekerja Tiongkok dan kontraktor dari Pulau Jawa.

Berkat suntikan dana segar dari perusahaan milik Rachmat Gobel, kawasan ini menjelma menjadi wahana spot wisata malam favorit baru bagi masyarakat. 

Melalui bentuknya yang unik menyerupai bola dunia, infrastruktur ini mengintegrasikan fungsi estetika visual malam hari.

3. Kucing Raksasa di Pentadio Resort

PESERTA PENAS — Shiyamu Syamsi berfoto di depan patung kucing. Syamsi mengaku terkesan saat ditegur sapa oleh Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi.
PATUNG KUCING — Peserta PENAS Petani Nelayan XVII asal Aceh Besar, Shiyamu Syamsi kala berfoto di depan patung kucing raksasa di Pentadio Resort (TribunGorontalo.com/Fajri A Kidjab)

Destinasi wisata andalan Kabupaten Gorontalo yang berada di tepi Danau Limboto ini kian memikat berkat revitalisasi dari mendiang Rachmat Gobel. 

Salah satu karya ikonik yang dihadirkannya di Pentadio Resort adalah sebuah replika atau patung kucing raksasa interaktif.

Patung kucing dalam posisi tidur ini sontak menjadi magnet bagi masyarakat lokal maupun wisatawan luar daerah.

Sejak diresmikan, patung kucing langsung menjadi buruan foto (spot foto favorit) bagi para pengunjung, khususnya anak-anak dan keluarga.

Kehadiran patung kucing raksasa ini sempat meningkatkan pendapatan pengelola Pentadio Resort.

5. Kapal Tembaga di Danau Perintis

WISATA DANAU -- Keindahan Danau Perintis di Desa Huluduotamo, Kecamatan Suwawa, Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Minggu (5/10/2025). Meski suasana masih sepi di pagi hari, destinasi wisata ini tetap menjadi pilihan favorit warga Gorontalo untuk menikmati keteduhan alam dan keindahan senja di akhir pekan.
DANAU PERINTIS -- Replika kapal ikonik di Danau Perintis, Desa Huluduotamo, Kecamatan Suwawa, Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Minggu (5/10/2025). (TribunGorontalo.com)

Kawasan Danau Perintis di Danau Perintis, Desa Huluduotamo, Kecamatan Suwawa, Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, bertransformasi menjadi primadona wisata.

Danau bersejarah yang awalnya dibangun oleh pahlawan nasional Nani Wartabone ini dulu cenderung gelap gulita saat malam, namun kini diubah menjadi objek wisata yang terang, indah, dan hidup. 

Rachmat Gobel secara khusus menggelontorkan dana pribadi hingga miliaran rupiah untuk menghadirkan Kapal Tembaga sepanjang 8 meter.

Kapal ikonik yang dibuat langsung di Yogyakarta itu jadi wahana spot foto baru di Danau Perintis.

Rachmat Gobel juga membangun kedai-kedai UMKM dengan desain arsitektur ikonik berbentuk prisma segitiga.

Revitalisasi Danau Perintis berhasil mendongkrak omzet para pedagang lokal secara signifikan. Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi pemerintah Kabupaten Bone Bolango pun meningkat.

Baca juga: Profil Rachmat Gobel, Anggota DPR RI Asal Gorontalo yang Tutup Usia

6. Rumah Adat Gobel

Rumah Adat Gobel Rumah adat asal Gorontalo ini dulunya merupakan kediaman resmi keluarga Kerajaan Gobel.

Terletak di Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, bangunan bersejarah ini tetap lestari hingga sekarang.

Walaupun berawal sebagai rumah tinggal dinasti kerajaan, pemanfaatannya saat ini telah berubah.

Rumah Adat Gobel kini aktif digunakan untuk kegiatan birokrasi pemerintah serta forum mufakat, seperti pada momen Musyawarah Besar Rakyat Bolango II.

Persiapan Penyambutan Jenazah Rachmat Gobel

RUMAH DUKA --Suasana di Rumah Duka Rachmat Gobel di Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo persiapan terus dilakukan, Jumat (10/7/2026).
RUMAH DUKA -- Suasana di Rumah Adat Gobel di Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Jumat (10/7/2026). (TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)

Berdasarkan laporan langsung wartawan TribunGorontalo.com, suasana duka yang mendalam sangat terasa di rumah keluarga Gobel yang terletak di Kawasan Hubulo, Desa Keramat, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango. Rumah duka ini berjarak sekitar 10 kilometer dari pusat Kota Gorontalo.

Sejak Jumat pagi, cuaca di wilayah Tapa terpantau cerah, namun suasana khidmat dan haru menyelimuti lokasi. Warga sekitar, kerabat, serta sejumlah tokoh masyarakat datang secara sukarela untuk membantu pihak keluarga.

Mereka bergotong royong membersihkan halaman, menyapu pelataran, mengangkut sampah dengan gerobak dorong, dan merapikan lingkungan sekitar agar siap menyambut kedatangan jenazah.

Pemasangan rangka adat khas Gorontalo juga mulai didirikan di halaman rumah untuk menyambut para pelayat yang akan memberikan penghormatan terakhir. Sementara di bagian belakang rumah, kegiatan pengajian dan doa bersama untuk almarhum terus dilantunkan secara khidmat.

Menurut informasi dari Kepala Desa Toluwata, Abdul Karim Yahya, yang berada di lokasi rumah duka, jenazah Rachmat Gobel dijadwalkan diterbangkan dari Jakarta menuju Gorontalo pada Jumat sore setelah waktu Ashar. Hal ini dikarenakan setelah pelaksanaan salat Jumat, jenazah terlebih dahulu menjalani upacara penghormatan resmi di Jakarta.

Setibanya di Gorontalo, jenazah sang Chairman Gobel Group ini akan dibawa ke tempat peristirahatan terakhirnya.

"Beliau akan dimakamkan di Hubulo, di pekuburan keluarga Gobel," ujar Abdul Karim kepada TribunGorontalo.com.

Lokasi pemakaman di Hubulo tersebut merupakan kompleks pemakaman keluarga yang memang telah dipersiapkan sejak lama. Abdul Karim juga mengungkapkan bahwa keputusan untuk memakamkan Rachmat Gobel di tanah kelahirannya merupakan wujud pelaksanaan amanat khusus dari mendiang ayah almarhum, Thayeb Mohammad Gobel.

Rekam Jejak Singkat Rachmat Gobel

Rachmat Gobel lahir pada 3 September 1962 dan merupakan putra dari Thayeb Mohammad Gobel, pelopor industri elektronik Indonesia.

Menempuh pendidikan tinggi di bidang pemasaran dan perdagangan di Chuo University, Jepang, Rachmat melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan Gobel Group sejak tahun 1984 dan berhasil memperluas bisnis keluarga yang bermitra jangka panjang dengan Panasonic.

Di kancah nasional, ia memiliki karier yang sangat cemerlang:

Menteri Perdagangan RI (2014–2015) pada Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo.

Utusan Khusus Presiden RI untuk Jepang (2017–2019).

Wakil Ketua DPR RI (2019–2024).

Anggota DPR RI periode 2024–2029 (Fraksi Partai NasDem) yang bertugas di Komisi VI dan Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP).

Sepanjang hidupnya, politisi Partai NasDem ini aktif mendorong penguatan industri manufaktur nasional, mempererat hubungan ekonomi Indonesia–Jepang, serta mendedikasikan sisa usianya demi kemajuan pembangunan tanah kelahirannya, Gorontalo. Selamat jalan, Rachmat Gobel. Karyamu akan selalu abadi.

 

(TribunGorontalo.com/*)
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.