Cerita Petani Mamuju Tengah Sudah 15 Tahun Patungan Perbaiki Jalan Tani Demi Angkut Hasil Panen
Abd Rahman July 10, 2026 02:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Yusri, petani di Dusun Bulurembu, Desa Babana, Kecamatan Budong-budong, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat menceritakan perjuangan mereka melakukan perbaikan jalan tani secara swadaya.

Menurutnya, selama 15 tahun terakhir, petani di wilayahnya yang masuk wilayah Dusun Bulurembu, Desa Babana, Kecamatan Budong-budong, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat rutin bergotong royong memperbaiki jalan tani mereka secara swadaya. 

Pasalnya, akses vital tersebut hingga kini belum pernah mendapat perbaikan dari pemerintah desa setempat.

Baca juga: Inilah 36 Kapolda se-Indonesia Setelah Mutasi Terbaru Polri Juni 2026, Terbanyak Akpol 1994

Baca juga: Mahasiswa FEB USU Diduga Lecehkan 58 Korban, Modusnya Ajak VCS hingga Minta Foto Cabul

Yusri, mengungkapkan jalan tani itu merupakan satu-satunya akses dilalui masyarakat mengeluarkan hasil panen. 

Kelapa sawit, pisang, dan berbagai komoditas lainnya hanya bisa diangkut melalui jalur tersebut.

"Sejak jalan ini dibuka sampai hari ini, belum pernah ada sentuhan perbaikan. Padahal ini akses utama kami," ujar Yusri kepada Tribun-Sulbar.com, Jumat (10/7/2026).

Kendala terbesar dirasakan petani saat musim penghujan tiba. 

Jalan berlubang dan berlumpur membuat akses pengangkutan hasil tani terhambat. 

Bahkan, sering kali kendaraan pengangkut hasil kebun terjebak di jalan yang rusak.

Menyadari hal itu, ketika musim kemarau tiba, para petani segera bergerak. 

Mereka mengumpulkan uang dari hasil patungan untuk membeli material dan memperbaiki jalan secara gotong royong.

"Saking seringnya kami perbaiki, akhirnya terbentuk kelompok perbaikan jalan tani. Setiap bulan kami iuran bersama untuk biaya perbaikan," tambah Yusri.

Meski telah bertahun-tahun mengandalkan swadaya, para petani berharap pemerintah desa dapat memberikan perhatian terhadap infrastruktur jalan tani di Bulurembu.

Mereka menilai, perbaikan jalan yang memadai akan sangat berdampak pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani, terutama dalam mengangkut hasil panen ke pasar tanpa terkendala kondisi jalan yang rusak.

Laporan wartawan Tribun Sulbar, Sandi Anugrah 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.