Anggaran Haji Sumenep 2026 Tembus Rp1 Miliar, Sewa Bus Serap Dana Terbesar
Dwi Prastika July 10, 2026 04:50 PM

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Rangkaian pemberangkatan hingga pemulangan jemaah haji asal Kabupaten Sumenep, Madura, tahun 2026 telah berakhir.

Meski seluruh tahapan operasional sudah selesai, proses administrasi dan pertanggungjawaban penggunaan anggaran di Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kabupaten (Setkab) Sumenep masih belum sepenuhnya rampung.

Berdasarkan data pengadaan, Bagian Kesra Setkab Sumenep mengelola anggaran sebesar Rp1.027.733.600 untuk mendukung pelaksanaan pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji tahun ini.

Dana tersebut dibagi ke dalam 12 paket kegiatan.

Rinciannya meliputi belanja suku cadang, sejumlah pengadaan alat dan bahan kegiatan perkantoran, obat-obatan, makanan dan minuman (mamin), jasa penyelenggaraan acara, penyewaan kendaraan, hingga jasa kesenian dan kebudayaan.

Pos Anggaran

Dari seluruh pos anggaran, penyewaan kendaraan menjadi yang paling besar.

Nilainya mencapai Rp378 juta yang dialokasikan untuk penyewaan bus pariwisata super high deck berkapasitas 45–47 penumpang.

Salah satu kontrak penyewaan bus telah berjalan.

Penyedia Kalisari Citra Jaya tercatat mengerjakan layanan bus untuk pemberangkatan jemaah dengan nilai Rp184.470.000 dan status masih dalam proses administrasi.

Baca juga: Ahli Waris 2 Jemaah Haji Asal Sampang yang Wafat di Tanah Suci segera Terima Santunan Asuransi

Sementara sisa pagu anggaran penyewaan bus disiapkan untuk kebutuhan pemulangan jemaah haji.

"Iya, Kalisari," jawab Kabag Kesra Setkab Sumenep, Kamiluddin, saat dikonfirmasi, Jumat (10/7/2026).

Di sisi lain, nilai anggaran terkecil berada pada belanja benda pos berupa pembelian materai Rp10.000.

Dalam paket berkode 62592358 itu, pagu yang disediakan hanya Rp238 ribu, termasuk untuk kebutuhan peringatan Hari Santri Nasional.

Selain penyewaan kendaraan, sejumlah paket kegiatan juga telah terealisasi.

Untuk pengadaan masker nonmedis sebagai belanja suku cadang alat kedokteran, pagu sebesar Rp1.958.000 direalisasikan kepada penyedia CV Mataris senilai Rp1.831.500 dengan status masih berproses.

CV Mataris juga menjadi penyedia pada paket jasa penyelenggaraan acara pemberangkatan dan pemulangan haji berkode 62596924.

Baca juga: Jemaah Haji Asal Dasuk Sumenep Wafat di Tanah Suci, Sempat Jalani Safari Wukuf Saat Dirawat

Dari pagu Rp197.650.000, anggaran yang telah terserap mencapai Rp165.756.300. Dalam data SIRUP terbaru, paket serupa dengan kode 67330740 tercatat memiliki pagu Rp353.410.000.

Nama CV Mataris juga muncul pada paket belanja makanan dan minuman jamuan tamu.

Nilai realisasi yang tercatat masing-masing sebesar Rp5.572.000 dan Rp59.700.000.

Sementara penyedia lain, Ike Prasetyowati, memperoleh nilai pekerjaan Rp80 juta pada paket yang sama.

Total pagu belanja makanan dan minuman jamuan tamu mencapai Rp202.400.000, sedangkan dalam data SIRUP terbaru meningkat menjadi Rp231.200.000.

Ike Prasetyowati juga tercatat sebagai penyedia belanja makanan dan minuman rapat.

Pada paket berkode 62595808 dengan pagu Rp2,1 juta, realisasi yang tercatat masing-masing sebesar Rp750 ribu dan Rp525 ribu yang masih berstatus on process.

Dalam data terbaru SIRUP, pagu kegiatan tersebut menjadi Rp1,8 juta.

Untuk kebutuhan administrasi, penyedia Hoyyida menyerap anggaran belanja kertas dan cover.

Dari pagu Rp17.522.400, realisasi mencapai Rp16.486.145. Sementara pada data SIRUP terbaru, paket pencetakan ID card, stiker, fotokopi dan kebutuhan sejenis memiliki pagu Rp16.632.400.

Hoyyida juga menjadi penyedia pada pengadaan bahan cetak bersama Moh Erfan Affandi.

Realisasi kepada Hoyyida sebesar Rp18.287.250, sedangkan kepada Moh Erfan Affandi sebesar Rp3.068.000.

Pagu awal paket tersebut Rp22.260.000, kemudian pada data terbaru SIRUP berubah menjadi Rp24.420.000 untuk kebutuhan pencetakan banner, undangan, dan perlengkapan lainnya.

Selain itu, Bagian Kesra juga menganggarkan belanja alat tulis kantor berupa kertas HVS, pulpen, ordner dan perlengkapan administrasi lainnya sebesar Rp1.817.600.

Kemudian terdapat anggaran Rp273.600 untuk pengadaan tinta printer Epson BP100E003 serta Rp6.824.000 untuk belanja obat-obatan, antara lain dimenhydrinate, minyak angin dan kebutuhan kesehatan lainnya.

Saat dimintai penjelasan mengenai sejumlah item anggaran tersebut, Kabag Kesra Setkab Sumenep Kamiluddin mengaku masih harus mencocokkan data.

"Harus ngecek datanya dulu," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.