Kebakaran di Pasar Lima Banjarmasin, Perumda Agendakan Pertemuan dengan Pedagang Terdampak
Hari Widodo July 10, 2026 05:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Insiden kebakaran di Pasar Lima, Jumat (10/7/2026), langsung ditinjau Perumda Pasar Kota Banjarmasin.

Tampak api melalap ratusan bangunan yang menjadi tempat transaksi jual beli pedagang sehari-hari.

Ada toko material bangunan, mesin diesel, toko sembako, pecah belah, alat pancing, dan lainnya semua ludes jadi puing, hanya beberapa persen yang bisa diselamatkan.

Direktur Utama Perumda Pasar Banjarmasin, M Abdan Syakura menyatakan ucapan duka atas musibah kebakaran itu. Pihaknya tengah melakukan pendataan korban, pedagang yang terdampak.

Baca juga: Sebanyak 162 Toko Pasar Lima Banjarmasin Hangus Terbakar, Apa Penyebabnya? Ini Kata Polisi

Ia mengatakan kebarakan ini dipastikan akan mengganggu perputaran ekonomi pedagang di Pasar Lima. Sebab itu, langkah jangka pendek berupa solusi alternatif pemulihan segera dilakukan.

"Pendataan mengenai jumlah pedagang korban kebakaran, dan mengidentifikasi sejauh mana dampak kerugian dan kerusakan yang dialami oleh masing-masing pedagang masih dilakukan," paparnya di sela peninjauan kebakaran Pasar Lima.

Selain melakukan pendataan, Perumda Pasar juga menjadwalkan agenda pertemuan dengan para pedagang yang terdampak kebakaran di kantor Perumda Pasar. 

Pertemuan tersebut direncanakan bakal digelar beberapa hari mendatang. ​Saat ini pihaknya membiarkan pedagang membersihkan sisa-sisa dagangan di lokasi kebakaran.

​"Kami jadwalkan Senin, sebab beberapa hari ini mereka lagi sibuk untuk menata, kemudian mengambil sisa-sisa dagangan mereka," terang Abdan.

​Melalui rapat itu, nantinya pihak Perumda Pasar meminta aspirasi para pedagang, dan mendiskusikan upaya pemulihan.

Sementara itu, salah seorang pedagang terdampak, Mulyadi merasa sedih karena 12 kios miliknya ludes terbakar.

Baca juga: Kios Dagangan Ludes Dilahap Api, Pedagang Pasar Lima Banjarmasin Pasrah Kehilangan Mata Pencarian

Mulyadi berdagang alat pertukangan dan pertanian di 12 petak itu, dibantu anak-anaknya. Ia tak bisa menyembunyikan kesedihannya karena semua dagangannya tak bersisa.

Ia pun berharap pemerintah bisa cepat menangani pascakebakaran agar aktivitas perdagangan bisa kembali seperti semula. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.