Perangkat Desa Jadi Otak Pencurian Sapi, Kini Diburu Polres Lumajang
Haorrahman July 10, 2026 07:56 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Lumajang - Satreskrim Polres Lumajang memburu seorang perangkat desa yang diduga sebagai otak aksi pencurian sapi, milik Nami, warga Desa Pajarakan, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang. 

Sejauh ini, polisi telah menangkap tiga orang pelaku, yakni Hafid, Rofik, dan Abdul Ghofur. Ketiganya diduga terlibat dalam pelaksanaan pencurian, sementara dua pelaku lain yang masih buron berinisial WK dan B alias Taki diduga menjadi pengendali aksi tersebut.

Kasatreskrim Polres Lumajang, AKP M. Ari Nuzul Aulia, mengatakan hasil penyidikan sementara menunjukkan bahwa tiga tersangka yang telah diamankan hanya berperan dalam pelaksanaan pencurian.

"Berawal dari tersangka Hafid dijemput oleh B di Ranupakis menggunakan kendaraan Ayla warna merah," ujar Ari, Jumat (10/7/2026).

Baca juga: Polres Lumajang Tangkap Tiga Komplotan Pencuri Sapi, Otak Kejahatan Masih Buron

Buru Dua Pelaku

Menurut Ari, pada keesokan harinya Hafid bersama B, Rofik, dan Abdul Ghofur diantar oleh WK untuk mengirim sapi hasil curian kepada seorang penadah berinisial AW.

Sapi tersebut kemudian dijual dengan harga Rp7 juta.

"Keesokan harinya, B dan H membagi hasil penjualan sapi curian tersebut," kata Ari.

Penyidik menduga WK dan B alias Taki memiliki peran penting dalam perencanaan hingga penjualan hasil kejahatan. Karena itu, keduanya kini masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Baca juga: PMII Demo Polres Lumajang, Soroti Maraknya Kasus Begal dan Penimbunan Solar

Temukan Senjata Api Rakitan

Dalam upaya menangkap B alias Taki, petugas sempat menggeledah rumah yang bersangkutan. Namun, pelaku telah lebih dahulu melarikan diri.

Dari lokasi tersebut, polisi menemukan satu senjata api rakitan yang kini turut menjadi barang bukti untuk didalami lebih lanjut.

"Dugaan senjata rakitan masih kami dalami, karena pelaku B masih belum berhasil kami amankan," tutur Ari.

Polres Lumajang memastikan pengejaran terhadap kedua pelaku yang masih buron terus dilakukan guna mengungkap seluruh jaringan pencurian ternak tersebut, termasuk peran masing-masing pelaku dalam kasus ini.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.