TRIBUNSTYLE.COM - Sebuah kabar duka mendadak viral di jagat maya, menampilkan momen memilukan seorang pengemudi ojek online (ojol) yang mengembuskan napas terakhirnya di sebuah halaman sekolah.
Belakangan terungkap kronologi di balik wafatnya driver ojol bernama Apri Wiranata (28) tersebut. Berdasarkan informasi dari akun Instagram urc_rescue_godams, peristiwa memilukan ini terjadi pada Rabu, (8/7/2026) sekira pukul 13.00 WIB.
Sebelum mengembuskan napas terakhirnya di Jalan Pelita IV, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, Sumatra Utara, mendiang Apri sebenarnya sempat mendapatkan pertolongan pertama dari masyarakat setempat.
Melalui unggahan media sosial, detik-detik sebelum Apri berpulang pun terungkap. Cerita bermula ketika Apri baru saja menyelesaikan tugasnya mengirimkan barang pesanan pelanggan di kawasan depan kantor Dinas Pendidikan.
Setelah menyelesaikan orderan tersebut, Apri memutuskan untuk menepi sejenak di depan sebuah area sekolah. Namun tak disangka, saat baru saja menghentikan laju kendaraannya, tubuh Apri mendadak ambruk dan jatuh dari sepeda motornya.
Peristiwa yang teramat cepat itu seketika membuat warga di sekitar lokasi terperanjat. Dengan sigap, masyarakat yang berada di sana langsung menggotong tubuh Apri dan membaringkannya di lantai halaman sekolah agar bisa beristirahat. Sayangnya, tak berselang lama setelah itu, takdir berkata lain. Apri dinyatakan meninggal dunia.
Baca juga: Kisah di Balik Tangis Histeris Driver Ojol yang Motornya Diangkut Dishub Kini Berbuah Manis
"Ada abang Grab meninggal," ungkap perekam video.
"Ada saksinya juga kan," kata warga.
Dalam rekaman video yang beredar, kondisi Apri sebelum wafat terlihat sangat lemah. Sembari masih mengenakan jaket khas ojol berwarna hijau, ia tampak meregangkan kedua tangan dan kakinya di atas lantai. Gurat kelelahan yang amat sangat terlihat jelas dari wajahnya yang memucat.
Usai Apri dipastikan meninggal dunia, warga bergegas menghubungi pihak keluarga. Suasana haru kian pecah saat seorang wanita berkerudung tiba di lokasi dan menangis histeris di samping jenazah. Perempuan tersebut diduga kuat merupakan bagian dari keluarga dekat korban.
"Ibu geser dulu ya, awas bu, biar dibawa bu," kata warga.
Jenazah Apri kemudian dievakuasi menuju RS Bhayangkara Medan menggunakan mobil ambulans milik Rescue Godams. Terkait peristiwa kematian yang mendadak ini, pihak keluarga kabarnya mengajukan permintaan agar jasad korban diotopsi guna mengetahui penyebab pasti kematiannya.
Baca juga: Menangis Histeris Demi Antar Pesanan, Driver Ojol yang Motornya Diangkut Dishub Jaktim Bernapas Lega
Melalui pembaruan informasi dari akun Rescue Godams, mendiang Apri dilepas ke peristirahatan terakhirnya pada Kamis (9/7/2026) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jalan Letda Sujono, Medan. Isak tangis dan rasa kehilangan yang mendalam menyelimuti prosesi tersebut, terlebih dengan kehadiran ratusan rekan sesama driver ojol yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir.
Setelah prosesi pemakaman usai, perwakilan keluarga menyampaikan rasa apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang telah mengulurkan bantuan.
"Kami dari pihak keluarga besar Alm.Apri wiranata mengucapkan terima kasih sebesar besarnya kepada para team URC dan OJOl yang telah banyak membantu," kata Aldi di akun media sosialnya.
Di sisi lain, manajemen tempat Apri bernaung, yakni Grab Indonesia, juga menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya melalui saluran resmi media sosial mereka. Pihak manajemen menegaskan komitmennya untuk mendampingi keluarga yang ditinggalkan.
"Selamat siang,
Kami turut berduka cita atas berpulangnya salah satu Mitra Pengemudi kami.
Laporan terkait insiden tersebut telah kami terima. Segera setelah mendapatkan informasi terkait kejadian tersebut, tim kami mengunjungi kediaman keluarga almarhum.
Fokus utama kami adalah terus berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk memastikan dukungan maupun bantuan yang dibutuhkan pihak keluarga.
Semoga almarhum diberikan tempat terbaik di sisi-Nya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.
Terima kasih atas doa dan perhatian teman-teman semua," tulis pihak Grab.