TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG – BMKG Sumatra Selatan (Sumsel) memprediksi sebagian besar wilayah Sumatra Selatan akan mengalami curah hujan kategori rendah pada dasarian II (10-20) Juli 2026.
Kondisi ini disertai sifat hujan bawah normal atau lebih sedikit yang berpotensi meningkatkan jumlah titik panas (hotspot), meski potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah tetap perlu diwaspadai.
Kepala BMKG Sumsel, Dr. Wandayantolis, mengatakan bahwa berdasarkan pemutakhiran iklim per 10 Juli 2026, curah hujan pada dasarian I Juli didominasi kategori rendah.
Sementara itu, hujan kategori menengah terjadi di sebagian wilayah Lahat, Ogan Komering Ilir bagian selatan, Banyuasin bagian selatan, Musi Banyuasin, Musi Rawas, Lubuk Linggau, dan Empat Lawang. Curah hujan tertinggi tercatat di Pos Hujan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin, sebesar 121,5 mm.
BMKG juga mencatat sifat hujan pada dasarian I Juli didominasi kategori bawah normal. Namun, beberapa wilayah seperti sebagian Musi Rawas Utara, OKU, Banyuasin, Musi Banyuasin, Lahat, Muara Enim, dan Pagar Alam mengalami sifat hujan normal hingga atas normal.
Sementara itu, monitoring Hari Tanpa Hujan (HTH) menunjukkan sebagian besar wilayah Sumsel berada pada kategori sangat pendek, yakni 1–5 hari. HTH terpanjang mencapai 18 hari terjadi di Pos Hujan Pendopo, Kecamatan Pendopo, Kabupaten Empat Lawang.
Untuk Dasarian II Juli 2026, hampir seluruh wilayah Sumatra Selatan diprediksi memiliki peluang lebih dari 80 persen mengalami curah hujan rendah (0–50 mm).
Hanya sebagian kecil wilayah Musi Rawas Utara, Musi Rawas, Musi Banyuasin bagian barat, dan OKU Selatan yang masih berpeluang mengalami hujan kategori menengah.
BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi di sejumlah wilayah.
Selain itu, kondisi curah hujan rendah dan sifat hujan bawah normal juga meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sehingga masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran lahan serta terus memantau informasi cuaca dan iklim terbaru dari BMKG.
(*)