Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana
TRIBUNRIANGAN.COM, SUMEDANG – Fakta baru terungkap dalam peristiwa ambrolnya tembok penahan tanah (TPT) di proyek pembangunan rumah kos di Dusun Neglasari, RT 02/RW 11, Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat (10/7/2026).
Sesaat sebelum longsor terjadi, dua pekerja yang berada di dasar galian ternyata telah diminta pemborong untuk menghentikan pekerjaan untuk beristirahat dan bersiap melaksanakan Salat Jumat.
Kapolsek Jatinangor, Kompol Rogers Thomas, mengatakan kronologinya bahwa kedua pekerja itu hendak meninggalkan lokasi proyek ketika insiden terjadi.
"Pemborongnya sudah meminta dua orang pekerja itu untuk beristirahat karena akan Salat Jumat," kata Kapolsek kepada TribunJabar.id, di lokasi kejadian.
Baca juga: BREAKING NEWS! TPT Proyek Indekos di Jatinangor Sumedang Ambrol, Seorang Pekerja Tertimbun
Menurutnya, salah seorang pekerja lebih dahulu berjalan meninggalkan titik galian. Namun, pekerja tersebut tetap terkena material runtuhan sehingga dilarikan ke rumah sakit.
Sementara Dodo, pekerja yang akhirnya meninggal dunia dalam peristiwa itu, masih berada di lokasi karena sedang membetulkan sepatunya saat akan istirahat dan Salat Jumat tersebut.
"Yang satu sudah lebih dahulu beranjak. Sedangkan Dodo masih membetulkan sepatu ketika tiba-tiba longsoran terjadi dan menimpanya," ujar Roger.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB saat para pekerja tengah melakukan penggalian pondasi sedalam sekitar 50 sentimeter untuk pembangunan rumah kos.
Di atas area galian berdiri tembok penahan tanah yang kemudian roboh dan menimpa dua pekerja.
Baca juga: Identitas Korban TPT Ambrol di Jatinangor Sumedang: Dodo Meninggal, Ikun Selamat
Satu pekerja berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat meski mengalami luka akibat tertimpa material. Sementara Dodo tertimbun reruntuhan fondasi beton dan baru ditemukan beberapa jam kemudian.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Dodo (50), warga Dusun Neglasari RT 02/RW 11, Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor.
Sementara seorang pekerja lainnya yang berhasil selamat adalah Ikun Sakun (56), warga Dusun Neglasari RT 05/RW 11, Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor.
Ikun dievakuasi ke Rumah Sakit Universitas Padjajaran, Jatinangor, sementara jenazah Dodo dievakuasi ke Puskesmas Jatinangor. (*)