Peternak Susu Puspo Bersyukur, Jalan Mulus Bikin Distribusi Susu Lebih Lancar
Haorrahman July 10, 2026 09:39 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Pasuruan -  Senyum lega mulai dirasakan para peternak sapi perah di Kecamatan Puspo.

Rehabilitasi ruas Jalan Puspo–Jimbaran yang tengah dikerjakan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi membawa harapan baru bagi warga.

Utamanya, dalam memperlancar distribusi susu segar yang setiap hari dikirim ke tempat penampungan.

Selama bertahun-tahun, kondisi jalan yang rusak menjadi kendala utama aktivitas peternak.

Selain memperlambat perjalanan, jalan berlubang dan bergelombang juga kerap menyebabkan susu tumpah saat diangkut menggunakan kendaraan.

Kini, setelah sebagian ruas jalan selesai diaspal, manfaatnya mulai dirasakan masyarakat.

Baca juga: Viral Momen Pemotor di Pasuruan Hampir Terlindas Truk Molen, Hanya Alami Luka Ringan

Khotib, peternak sapi perah asal Dusun Setro Desa Jimbaran mengaku perbaikan jalan membuat aktivitas mengangkut susu menjadi jauh lebih nyaman dan efisien.

“Alhamdulillah sekarang jalannya sudah bagus. Mengangkut susu jadi lebih mudah dan tidak banyak guncangan. Dulu kalau jalannya rusak, susu sering tumpah sehingga volume yang sampai ke tempat penampungan bisa berkurang,” ujarnya, Jumat (10/7/2026) siang.

Menurut Khotib, kerusakan jalan tersebut telah berlangsung lebih dari 10 tahun.

Selama itu pula masyarakat harus berjibaku dengan akses yang rusak, baik untuk mengangkut hasil peternakan maupun kebutuhan sehari-hari.

Ia berharap, pemerintah dapat melanjutkan penanganan pada ruas jalan yang masih rusak sehingga seluruh jalur Puspo–Jimbaran dapat tersambung dengan kondisi yang sama baiknya.

“Masih ada beberapa jalan yang belum diperbaiki. Harapan kami bisa dilanjutkan tahun ini juga supaya akses benar-benar mulus. Kalau selesai semua, distribusi susu maupun hasil pertanian akan semakin lancar,” urainya.

Baca juga: Menang Adu Penalti, Pasuruan United Selangkah Lagi Juarai Liga 4 Piala Presiden

Perwakilan pelaksana dari CV Rizka Abadi Dian Pradana menjelaskan, rehabilitasi Jalan Puspo–Jimbaran terus berjalan sesuai jadwal.

Hingga saat ini, kata Dian, sapaan akrabnya, progres pekerjaan telah mencapai lebih dari 50 persen.

Pekerjaan yang telah diselesaikan meliputi pembangunan saluran drainase, tembok penahan tanah (TPT).

Selain itu, pengaspalan sekitar 800 meter dari total panjang penanganan ruas jalan mencapai 3.600 meter.

“Progres pekerjaan sudah lebih dari 50 persen. Pengaspalan sekitar 800 meter telah selesai, sedangkan pekerjaan drainase dan TPT masih terus berjalan. Kami optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target waktu,” jelasnya.

Baca juga: Jumlah Korban Truk Kontainer Tabrak Pemotor di Pandaan Pasuruan Bertambah, Termasuk Saudara Kembar

Kepala Dinas SDABMBK Kabupaten Pasuruan Sarinah Rostief mengatakan, rehabilitasi alan Puspo–Jimbaran tersebut menelan anggaran sekitar Rp4,6 miliar.

Kehadiran infrastruktur yang lebih baik diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi hasil peternakan dan pertanian.

“Semoga jalan baik juga menekan biaya operasional kendaraan yang selama ini meningkat akibat kondisi jalan yang rusak,” sambungnya.

Dia juga berharap, akses yang baik bisa menjadi penopang aktivitas ekonomi, menjaga kualitas hasil produksi.

“Semoga perbaikan jalan ini bisa memberikan harapan baru bagi meningkatnya kesejahteraan masyarakat Puspo,” tutupnya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.